Home Sastra Muda

Sastra Muda

Apatis itu Pilihan

Apatis itu nyaman Apatis itu bermain aman Apatis itu tidak bisa disalahkan Karena Apatis itu pilihan Pilihan yang menunjukan keegoisan Pilihan yang tidak memikirkan orang lain Plilhan yang tidak mengenal...

Aku Adalah Rumah

Aku adalah rumah Dimana engkau merebahkan lelah Aku adalah rumah Dimana engkau ingin bersandar dikala hatimu gundah Aku adalah rumah Dimana engkau ingin ditenangkan selagi hatimu dipenuhi amarah.

Ini Hati

Berfikir berkali-kali untuk menulis Menulis rasa yang pernah membekas di ujung hati Namun sayang, rasa itu terlanjur jatuh Karena pemiliknya berkata " Mungkin dia bukan untukku" Jawaban itu tertahan...

Kedamaian

  Saat ku terbangun dari mimpi Aku berkutat sejenak dalam halusinasi Ku seduh kopi Agar menghiasi hari Setelah itu aku beranjak pergi dari bilik kamarku Ku nyalakan sebuah televisi Agar aku...

Usai

  Biarkan aku menguap dengan sepi Setelah hari hariku tak lagi sama dengan sebuah mimpi Biarkan aku merangkak dalam ruangan sunyi Setelah hati ini dikoyak koyak dengan delusi. Aku...

Masihkah Kau Memeluk

Siapa hendak memeluk sedang badan penuh nanah begini Kau kah tetap juga tersenyum menyambut meski ku tipu Kau lagi-lagi Tubuhku bulu hatiku daun; ditiup angin tak kenal arah diinjak hancur...

Penikmat Karya Semesta

Pagi itu sangat hangat,secangkir kopi menemani Sang mentari muncul memoles sang wajah cakrawala Tak ada yang bisa di ikhtisarkan Tak ada yang mampu terucap Aku begitu tertegun melihatnya Tetesan...

Lelehan Lilin Pertiwi

"Selamat ulang tahun, Pertiwi." Aku membalas senyuman wanita itu dengan senyum yang tak kalah lebarnya. Dari sekian banyak sahabatku, beliau merupakan sahabat yang paling sering...

Teruntuk Senja

  Bagiku, senja jumpa terindah. Menenun sebuah perjumpaan Dan menabahkan sebuah perpisahan. Senja, saksi paling tabah. Membenamkan dirinya sendiri agar manusia dapat berbahagia menikmati terbenamnya. Senja, kawan yang setia. Menemani manusia...