Tri Pamungkas

Rindu yang Tak Tersampaikan

Sejuta perkelahian telah kita lalui Namun tidak terbesit satu kata untukku membenci Kadang malah aku ingin mengulangi Dimana aku selalu menghujanimu, dengan serentetan tinju Itu dulu, sekarang itu...

Bait Puisiku

Tiada yang aku sembunyikan dari bait-bait puisiku Semuanya bermuara pada pikiranku, juga hatiku Terserah, kau percaya atau tidak Aku hanya ingin jujur padamu Puisiku adalah perasaanku, jadi Tolong jangan...

Pelipur Hati

Matahari mulai menyisipkan wajahmu Langitpun ikut bersembilu Tak lagi memancarkan indah parasmu Sorot  matamu Selalu teringat dalam pikirku Namun, Kenapa? Kenapa Kau datang saat ini? Bingung, rasanya hati ini Tangisku kini semakin...

Kebebasan

Aku mencoba berlari Mengikuti jejak-jejak kaki Jejak kaki yang tak pernah putus asa Jejak kaki yang terus melanglang buana   Ku nikmati hari-hariku Yang kian menggila Meniru gilanya para penggila Menguntit perginya...

Proses

Kewarasan-kewarasan yang ada Mulai mencopoti dari dalam raga Melepaskan semua dengan sendirinya Tanpa sadar,tanpa ragu, tanpa dilema Jangan pernah bertanya, ‘mengapa?’ Karena semua itu adalah makna Tentang aku yang mulai...

Ibu

Kala langit menjelma Menjadi tanpa cahaya Dengan hujan menerpa Dengan rasa harap-harap cemas Aku memendam rasa Dimana engkau tak lagi disisku Dimana engkau tak lagi denganku Namun hati ini masih tertinggal...

Subuh Mendamba

Derap-derap fajar Datang bertandang Dingin yang merasuk Menggerogoti tulang belulang Suara-suara adzan Mulai berkumandang Segera aku menengadahkan Kedua telapak tangan Menjumpai air yang begitu segar Menyucikan diri Membawa ruh kedalam kesadaran Lalu, kutelantangkan sajadahku Seraya sujud...