Sevia Avik Nur Sabila

Kepergian

Hamparan laut luas membentang Semburan angin sepoi-sepoi Pohon kelapa yang menjulang tinggi Menjadi saksi bisu atas kepergianmu, Kepergianmu menjadi kisah Dan yang aku temui adalah tangis yang tak kunjung...

Rintihan Hati

Sore itu suasana berbeda Ada rasa tertekan di dada Rasa gelisah yang amat mendalam Antara ya atau tidak Pulang….? Aku sungguh menginginkannya Namun di sini…… ah Bagaimana ini…. Aku tak bisa membuat...

Aku, Engkau dan Dia

Aku adalah pemeran utama Kau adalah sebuah pelengkap Seperti cerita dalam TV Ada dia yang menghancurkan Sungguh… cerita aneh apa ini Aku tidak pernah menyangkanya Sebuah kisah cinta nyata Seperti sekenario...

Coretan Pena

Andai saja  waktu dapat berputar Kan ku utarakan yang tak pernah terucap Rasa yang selalu tepenjara Dalam coretan pena di kertas Kan selalu ku sembunyikan Rasa ini, meski rasa...

Hujan

Di bawah rintik hujan Ku renungi sebuah ilustrasi Yang pernah tergambar jelas Wajah ku dengan wajahmu Saat kita menceritakan mimpi kita Tentang bagaimana setelah kita tak di sini Masa depan...

Parasmu

Bagai embun di pagi hari Parasmu menyejukkan hati ini Tiada kata bosan Yang terucap dalam mulut ini Sungguh Tuhan maha adil Menciptakan dirimu dengan sempurna Sulit mulut ini harus mengucap, Kejelekan...

Untuk Dirimu

Hanya ucapan maaf yang mampu ku ucapkan Dan terimakasih atas segalanya Kau telah membuat diri ini kuat Diri ini membentuk pribadi yang tangguh Tak tahu apa kabar dengan...

Ayah

Dirimu selalu ada untukku Dirimu sempurna bagiku Dirimu pahlawan hidupku Dan dirimu segalanya dalam hidupku Sosokmu yang selalu tangguh Mencari nafkah untuk keluarga Bekerja melawan panas matahari Demi kesenangan anak dan...