Cerpen

Dukungan Dalam Diam

Katanya, menjadi pemimpin itu bukan dilahirkan tetapi di pelajari. Awalnya saya juga merasa begitu, hingga saya sadar menulis itu butuh bakat. Saya akhirnya menyadari...

Mungkin Kita Masih Berteman

"Bagaimana kabar temanmu yang dapat beasiswa itu?" Aku masih memainkan ponsel bersikap acuh atas pertanyaan orang tuaku, "Teman yang mana?" --- Saat di sekolah dulu, aku bukan...

Laki-Laki di Balkon Seberang

Malam makin larut di Guanajuato. Heidi tak gubris dengan kehadiran angin yang berembus semakin kencang, semakin dingin––menyibakkan rambut ikalnya hingga acak-acakan. Kalau bagi orang...

Bangun dari Khayalan

Andai saja, aku memiliki pacar seperti Davi. Tampan, tinggi, dan angkuh, but in a cute kind of way. Punya caranya sendiri untuk menunjukkan ia...

Luka, Setelah Duka.

Malam yang gelap, di sebuah rumah yang jauh dari kata “tenang”. Ia kembali terduduk diam, memeluk kedua kakinya dan berusaha sekuat tenaga menahan semua...

Mon Destin

*nitt…nitt…nitt…* Suara alarm sudah berbunyi sejak 30 menit lalu tetapi Andi masih tertidur pulas di kamarnya. Seorang pengasuh pribadinya pun sudah mengetuk pintu kamarnya beberapa...

Potongan Teka-Teki Kehidupan

Tulus si anak pemberani itu bangun lebih pagi dari biasanya karena hari ini merupakan hari penting baginya. Sebelum itu, dibuatkannya sang ibu yang masih...

“Resign”

Anita membuka lembaran demi lembaran kertas itu sambil memijit-mijit kepalanya pelan. Sudah dua hari ini ia lembur dan berkutat dengan seluruh jadwal meeting yang...

Pertanda Untuk Ghani

Seperti hari – hari sebelumnya, kampung Ujung Gede terlihat sangat ramai di sore hari. Para warganya memanfaat waktu senja tersebut untuk saling bercengkrama dan...