Mengeja Negeri

0
279

di bawah kibaran merah putih

menyatu ranting dan hijau dedaun

yang tergelar di sekian mil hektar itu,

kususun rumah ingatan dan pekat rindu

berpintu gemah adi luhung Nusantara

dan kau bisa mengejanya dengan mata danau

serta kerling pantai pada pulaupulau

sampai memori semesta jiwa

meruah senyum suka cita.

 

kemolekan  itu selalu singgah

menari pada bayang-bayang serupa mimpi

yang senantiasa tereja sepanjang ziarah.

 

rumah ini bukan hanya kenangan

ia juga album kehangatan

di dalamnya ada lembar-lembar sejarah

kelak meminta  kita menjadi tokoh utama

yang memainkan pena merenangi kisah

keramahtamahan dan tenggang rasa

dalam ikatan kebhinekaan.

 

pada ranting-ranting dan dahan-dahan

yang terus tumbuh menggapai lintang itu, kawan

kita melarungkan seluruh harapan

akan terbangunnya rumah yang sempurna.

 

namun, saat kembali membuka pintu saja

memaksaku memahami bahwa mengeja negeri ini

tidak sesederhana menerjemahkan mimpi

selembar daun waru melayang di pelupuk waktu

yang diasuh bukit- bukit  agama, ras, dan suku.

 

Bandung, 6 Oktober 2023

Fabian Satya Rabani, siswa SMA Talenta Bandung