Puisi

Tentang Rasa

Menoleh kembali pada rasa Yang sudah ada sejak lama Mengikuti irama-irama rasa Yang sudah sangat istimewa dalam jiwa Melebihi rasa untuk dirinya   Ku arungi pada rasa Yang terkadang ada pahit-pahitnya Ku...

Rinai Malam

Malam tak selalu terang Begitupula dengan hujan Tak selalu kuat menahan beban Menghasilkan percikan percikan kesejukan Mengingatkan akan sebuah kenangan Bahwa kenyataan Tak kan pernah meghilang dalam angan Bukan tentang sulit...

Paku Dalam Qalbu

Ingat kembali hari lalu Pada sofa yang sudah terlihat busanya Dia menumpukan bokongnya Menghardik suasana yang suram Nampaknya dia memang sedang tak enak hati Ku lihat mulutnya komat-kamit Bukan mantra...

Racun dalam Sajak

Lewat petikan gitarmu kau alunkan nada-nada rindu Lewat sajak-sajakmu kau membawaku terbang tanpa tujuan Lantunan bait-bait nya menuntunku menari bersama sukma yang hampa Bait pertama kau ceritakan...

Diam

Giliranmu duhai "aku" !!! jawab kata mereka Bergerak dan berkolaborasilah dengan semesta Tanpa banyak bicara Hantam kata yang menganggap dirimu tiada berarti Mereka bagimu bukan pencaci, pembully Mereka hanya mengada-ada Agar...

Juni

Semenjak pagi aku menanti, langit sendu, mentaripun sembunyi malu, aku menunggu di teras gelisah, sambil meratapi burung-burung mungil yang tak kunjung basah, sebab tiada yang lebih bijak, dari...

Rintihan Hati

Sore itu suasana berbeda Ada rasa tertekan di dada Rasa gelisah yang amat mendalam Antara ya atau tidak Pulang….? Aku sungguh menginginkannya Namun di sini…… ah Bagaimana ini…. Aku tak bisa membuat...

Si Elok

Elok mengusap parasnya pengapnya Menunduk sendu tak kuasa tahan malu Rupanya berborok berbau jorok Wangsanya murka luapkan getun tanpa ampun Perangai Elok compang camping macam piring pecah Berbungkus bekas...

Kota

Aku ingin menjadi kota Untuk tempat yang selalu ada saat engkau pulang. Aku ingin menjadi kota Agar aku bisa menjadi tempatmu menyatakan rasa. Aku ingin menjadi kota Agar aku...