Terima Kasih

Jika mencintai Mama adalah kebahagiaan Akan kulakan seperti ia memperjuangkan putra-putrinya selama ini Wanita kuat yang tak henti menyayangi dan melindungi Aku ataupun dua adik kecil di rumah, Mama tak pandang kasih dalam berjuang Semua yang ia punya Berpulang...

Kembalilah

Telah lama ia pergi Menapaki dunia yang menggenggam asanya Abaikan jabatan tulus Hiraukan bisikan halus Kakinya mantap berderap Di persimpangan jalan Badai kosongkan semangat Luluh lantak sebelum siap Api yang awalnya menyala-nyala Kini padam Biarkan semuanya kacau! Biarkan puing-puing itu meremukmu... Ada kalanya duniamu menjadikan kamu...

Langkah HambaMu

Aku harus berlindung kepada siapa selain Engkau Aku merasa tak punya siapa-siapa meski banyak orang di sekelilingku Mereka tak pernah benar-benar memikirkan dan memedulikanku Semua hanya formalitas, Tak ada yang pernah ingin mendukung keinginanku Aku seperti hidup sendiri, tak...

Puisi

Teruntuk: Sungai Pada Tubuhku Pagi ini: dada terasa sesak. Penuh. Berkemelut. Aku pelajari perihal maknawi kata: keluarga. Sampai otak benar menengadah kepada semesta. Aku rindu. Terlebih, aku ingin. Kemana aku harus mencari Tuhan? Pada setiap sujudku, aku bisikan kepada tanah...