Kehadiran Masa lalu

selamat malam masa laluku... hari ini aku mengucapkannya karena kehadiranmu... kehadiranmu yang tak di sangka-sangka membawa kebahagiaan untukku... kehadiranmu yang membuat aku menjadi berpikir dan bertanya.. iya, kenapa kamu hadir? kenapa kamu hadir baru sekarang? kenapa kamu hadir begitu saja? ketika...

Lagi dan lagi …

Dan hari ini aku beranikan diriku lagi … Aku beranikan diriku untuk melukai kembali hatiku lagi Aku beranikan diriku untuk kembali merasakan sakit lagi Aku beranikan segala kehancuran datang lagi Aku beranikan segala dinding kekuatan ku hancurkan lagi Aku...

Apatis itu Pilihan

Apatis itu nyaman Apatis itu bermain aman Apatis itu tidak bisa disalahkan Karena Apatis itu pilihan Pilihan yang menunjukan keegoisan Pilihan yang tidak memikirkan orang lain Plilhan yang tidak mengenal kebersamaan Akan tetapi membuat diri mendapat ketenangan Ketenangan yang menghapus keberadaan Dan membuat...

Aku Adalah Rumah

Aku adalah rumah Dimana engkau merebahkan lelah Aku adalah rumah Dimana engkau ingin bersandar dikala hatimu gundah Aku adalah rumah Dimana engkau ingin ditenangkan selagi hatimu dipenuhi amarah.

Kedamaian

  Saat ku terbangun dari mimpi Aku berkutat sejenak dalam halusinasi Ku seduh kopi Agar menghiasi hari Setelah itu aku beranjak pergi dari bilik kamarku Ku nyalakan sebuah televisi Agar aku mendapat informasi Ternyata aku hanya mendapat sebuah berita caci maki Aku menghela...

Usai

  Biarkan aku menguap dengan sepi Setelah hari hariku tak lagi sama dengan sebuah mimpi Biarkan aku merangkak dalam ruangan sunyi Setelah hati ini dikoyak koyak dengan delusi. Aku sudah bersumpah serapah Dalam larik sajak yang tak lagi indah Aku hanya...

Masihkah Kau Memeluk

Siapa hendak memeluk sedang badan penuh nanah begini Kau kah tetap juga tersenyum menyambut meski ku tipu Kau lagi-lagi Tubuhku bulu hatiku daun; ditiup angin tak kenal arah diinjak hancur terpisah dibawa air ikut saja turun Jalanku sedikit terseok mukaku muram Benarkah sudah...

Penikmat Karya Semesta

Pagi itu sangat hangat,secangkir kopi menemani Sang mentari muncul memoles sang wajah cakrawala Tak ada yang bisa di ikhtisarkan Tak ada yang mampu terucap Aku begitu tertegun melihatnya Tetesan embun, Dawai sang angin, Terasa menyegarkan jiwa. Bau tanah yang selalu mengiringi Daun daun...

Teruntuk Senja

  Bagiku, senja jumpa terindah. Menenun sebuah perjumpaan Dan menabahkan sebuah perpisahan. Senja, saksi paling tabah. Membenamkan dirinya sendiri agar manusia dapat berbahagia menikmati terbenamnya. Senja, kawan yang setia. Menemani manusia dalam segala rupa. Memperkuat rasa dalam sebuah cerita. Bagiku, senja tempat kembali. Memupuk...

Demi Negaraku, Indonesia

Mereka bilang Indonesia berantakan Terlalu banyak budaya, terlalu ragam Susah diatur dan terlalu menuntut Dengan hidup yang begitu pendek dan kemauan yang panjang   Indonesia lebih dari segala permasalahannya Ia Negara yang kuat dan makmur Bulu dan segala perbedaan seharusnya bukan...