Adronitis

0
63

Vino, dia adalah siswa SMA TRANA, sepertiku. Dia yang membawa warna-warna baru ke dalam kehidupan awal SMA. Dia yang memberiku motivasi untuk tetap belajar. Dia yang memberitahu mana yang harus ku prioritaskan. Meski harus sedikit diabaikan, dia yang menjadi sosok pendamping bak guru bagiku.

Hubungan telah kami jalin. Lebih dari teman itu yang kami mau. Menjalani bagaikan dunia ini hanya milik kami, Vino dan Alicia. Awalnya begitu bahagia, namun lambat laun kami fokus pada dunia sendiri, sehingga pada akhirnya dirikulah yang menyerah.

Bagaikan anak ayam kehilangan induknya. Kami berdua kehilangan arah, motivasi dan keinginan. Awalnya berdansa, akhirnya terjatuh. Menyerah? Tentu pernah kami rasakan. Aku yang mencoba untuk menggantikan ingatannya dengan sosok baru, berujung mengingat kembali aksi-aksi yang kulakukan dengan Vino, walaupun orang lain yang menemaniku. Kata orang aku mengalami yang namanya deja vu.

Suatu hari Vino mulai mengambil tindakan, untuk membangun komunikasi antara kami. Aku yang pada dasarnya ingin tahu, apakah dia tetap memiliki rasa seperti yang ku punya kepadanya. Jawaban manis yang kudengar melewati manisnya gula manapun, hangatnya melewati hangatnya matahari di pagi hari, bahkan jantungku berdebar-debar hanya dengan pernyataannya, seperti memenangkan hadiah utama.

Inilah diriku dan dengannya. Memulai perjalanan kembali untuk bersama kembali. Hal yang kurasakan adalah mengulang kembali sejarah, dan berharap akan berhasil sampai suatu saat nanti, dengan akhirnya yang menyatu dan tidak berpisah seperti sejarah lalu yang kelam. Ku harap kali ini kami berhasil.

Namun kenyataan tidak seindah mimpiku. Aku terbangun dari kasurku, melakukan aktivitas pada umumnya, lalu pergi ke sekolah. Hari begitu indah dan cerah, namun tidak dengan hatiku. Merelakan dirinya melanjutkan perjalanan dengan yang lain aku sudah bisa, namun untuk melupakan semua kenangan indah, aku masih belum bisa.

Hei Vino, jika kau baca ini, semangat melanjutkan perjalananmu, aku mendoakan segala yang terbaik untukmu. Salam hangat dariku, Alicia.