Saatnya Permatamu Istirahat

0
95
Jesslyn! Itulah kata yang ia ucapkan saat pertama kali menemukanku. Aku hanyalah salah satu dari mereka yang terbuang dan tak beruntung. Aku dipisahkan dari keluargaku. Untungnya aku dapat diselamatkan! Aku diselamatkan oleh seorang anak perempuan yang menemukanku di tumpukan sampah saat usiaku baru 2 bulan. Terima kasih, sang penolong! Badanku berwarna coklat. Ada corak putih di sekitar leherku. Badanku tidak terlalu tinggi namun tidak pendek juga. Kedua telingaku lancip dan tegak ke atas. Kira-kira begitulah ciri-ciri fisikku.
Anak perempuan yang menemukanku membawaku ke suatu tempat yang sederhana. Banyak bunga-bunga indah tertata di halaman. Ceklek! Anak perempuan itu membuka pintu. Deg deg deg. Detak jantungku berdebar kencang. Aku merasa takut ketika pertama kali aku memasuki tempat baru, karena aku merasa asing di tempat itu. Namun, banyak yang menyambutku dengan gembira.
Ya! Aku jadi dapat merasakan yang namanya kehangatan dan jauh lebih aman di sini. Dulu aku tidur di atas tumpukan sampah yang bau dan kotor. Sekarang aku dapat tidur di atas alas yang lembut dan wangi. Di tempat tinggalku dulu, aku sering kelaparan karena tidak ada makanan di tempat itu dan kesulitan bagiku untuk mencari makan sendiri.
Sekarang aku sering sekali diberi makan. Daging ayam adalah makanan kesukaanku. Aku rasa ini adalah makanan terenak yang pernah aku makan. Aku bersyukur sekali bisa berada di sini!
Orang-orang di dekat tempat tinggalku, sering kali memarahiku karena suaraku yang begitu keras. Aku juga sering dimarahi oleh pemilikku karena aku suka sekali menggigit barang-barang yang ada di rumah sampai rusak. Tapi itu memang salahku karena aku nakal. Tapi tingkah nakalku itulah yang membuat semuanya tertawa dan sering mengajakku bermain.
Suatu hari aku merasakan sesuatu di tubuhku yang sangat menyakitkan. Perutku sakit sekali. Nafsu makanku juga sudah tidak ada lagi. Sampai-sampai aku mengeluarkan makanan dari mulutku yang sudah aku telan. Bagaimana ini? Apa yang terjadi padaku? Aku terbaring lemas saat itu.
Tiba-tiba ada yang menggendong tubuhku. Aku dibawa menaiki sesuatu. Aku melihat banyak sekali orang yang menaiki itu di jalanan. Aku mau dibawa ke mana ini? Aduh aku sudah tak kuat menahan sakit di tubuhku, jadi aku coba memejamkan kedua mataku untuk menahan rasa sakit ini. Lalu terasa pemilikku mengusap lembut kepalaku dan memelukku. Namun mengapa aku mendengar ada suara tangisan?
Aku mencoba untuk membuka kedua mataku. OH TIDAK!! Ini suatu keajaiban, aku sudah tak merasakan sakit lagi! Tapi aku melihat ada diriku yang sedang tertidur pulas dengan tubuh kaku, berada di pangkuan pemilikku. Banyak orang di sekitar terlihat menangisi aku dan terus memanggil nama “Jesslyn”. Kemudian aku melihat tubuh diriku diletakkan di sebuah kain lalu dimasukkan ke dalam tanah. Bunga-bunga cantik dan foto diriku diletakkan di atas tanah itu.
Terima kasih orang baik, saatnya permatamu istirahat!