Sepucuk Surat Cinta

0
169

Gelap selalu berpihak.

Bukan menakutkan, bahkan memberi keheningan.
Tapi sepertiga malam ini,
Mengajak sajakku riuh berlukis rindu,
Bersujud bersama sepucuk surat cintaku.

Daku temani gulita dengan bersekutu bayangmu.
Begitu pasrah nan gilanya,
Ilusi membawaku terlalu jauh, diseret dan disekap.
Mungkin cahaya tak pernah kuharap kembali.
Huruf berbenturan Menata diri menjadi kata.
Kata, bersinggungan menjadi kalimat
Kalimat mengalir menjadi paragraf,
Paragraf berhias diri menjadi sepucuk surat cinta,
Sepucuk surat cinta melebur menjadi gulita,
Gulita menemanimu malam ini dengan tenang.

Selamat Menikmati kasih…

Ahmad Zuhri