Semaraknya Luka

1
108

Kemarin, kita masih bercengkrama

Membahas segala tujuan kita

Indah dalam bayangan, masih segar dalam ingatan

Aku menginginkanmu, kau pun begitu

Seolah duka hari ini tak akan terjadi

Pagi ini saat kau memilih menyerah

Kau usir aku sebagai pengganggu tubuhmu

Akukah penyebab segala lara

Yang mengundang nestapa dan menyesakkan dada?

Aku ingin berhenti, dari rasa menderita

Bila ingat hari lalu dan segala tentangmu

Perjalanan aku dan kamu

Sulit untuk memenggal kenangan dalam kisah yang sudah jauh kita tempuh

Kau bebaskan aku, dari ikatan itu

Dari tubuhmu yang darinya ku coba menyatu

Terimakasih kasih, untuk lara yang kau cipta

Tapi tidak bisakah? barang sebentar

Ajari aku untuk menaklukkan rasa yang mengganggu

Jika bayangmu melintas dalam benakku

Untuk tersenyum bahagia, karena telah membebaskanmu dari belenggu

Tidak bisakah sejenak jelaskan padaku

Bagaimana agar melupakan segala bayangan meski kau masih dalam pandangan

1 COMMENT