Aku Ingin Pandai Berpuisi

0
231

Aku ingin pandai berpuisi
Namun aku miskin inspirasi dan fakir imajinasi
Tak mampu melihat esensi hanya melihat sensasi dalam berpuisi

Aku ingin pandai berpuisi
Namun aku minim kosakata dan tak mampu mengolah kata
Tak berjiwa kreatif, apalagi produktif

Aku ingin pandai berpuisi
Namun aku tak pandai mengarang, tak pandai pula berkhayal
Jika aku tetap dipaksa menulis puisi, tak karuan jadinya dan malu akhirnya

Aku hanya ingin mereka menyadari, bahwa puisi kini sangat tahu diri
la sudah jenius dan sedikit lebih cermat
Sehingga tak bisa tumbuh di sembarang tempat
Dia selalu pintar memilih tuan tanpa harus peduli dengan aturan

Dulu aku risaukan alasanku tak pandai berpuisi
Namun kini ku mengerti
bahwa puisi merupakan cerminan isi hati
Dan ternyata, hatiku telah kau sakiti dan kini telah mati…

Seorang pria yang ingin pandai berpuisi, namun hatinya telah tersakiti , sehingga tak mampu berpuisi…

Surabaya, 1 Maret 2019

Xavier Nugraha