Fitriani Astuti

Di Ambang Gelisah

kala hati berada pada titik dimana rasa telah hilang dari tempat singgahnya mulut tak bisa mengeluarkan sepatah katapun raga terasa terterkam oleh gelisah otak tak lagi mampu...

Arah

Saat ku pejamkan mata Saat ku temukan luka Semarak dalam jiwa juga rasa Terasa pedih Amat mendalam Begitu dalam Hingga tak tahu arah berjalan Namun... Kini saat yang tepat untuk melangkah Menjadikan hari...

Sepucuk Harapan

malam mencekam hawa dingin menghujam rasa gundah menyeram  lengap sudah rasa tak karuan  terkadang keindahan diciptakan bukan untuk dimiliki hanya perlu dipandangi dari jauh lalu syukuri bahwa ia berada di sana...

Tiada Arti

semburat cahaya melintasi malam sepi mengingatkan bayangan akan sesosok diri merajut kisah tak terpungkiri diammu adalah seribu pertanyaan dalam setiap mimpi tingkahmu menumbuhkan jawaban tanpa pasti lalu apakah ini? mengapa...

Pesanku

Untuk engkau dek Hidup ini adalah pilihan yang kau putuskan Walau terkadang keputusan terakhirmu terdengar mustahil Namun hal itu nyata Pertama kau harus mempunyai impian  Impian yang kau wujudkan...

Tengadah

Bukan asa melainkan rasa Rasa yang begitu melekat dalam raga juga jiwa Entah kemana akan kubawa Secercah harapan yang tak kunjung menghilang Bahkan menusuk dalam sum sum tulang Tuhan...

Rinai Malam

Malam tak selalu terang Begitupula dengan hujan Tak selalu kuat menahan beban Menghasilkan percikan percikan kesejukan Mengingatkan akan sebuah kenangan Bahwa kenyataan Tak kan pernah meghilang dalam angan Bukan tentang sulit...

Sahabat

Kau.. Ya kau, kau yang buatku menanggis Namun kau yang buatku tersenyum Kau yang buatku terpuruk Namun kau yang mengajariku bagaimana untuk bangkit Kau yang buatku merasa bodoh Namun kau...