Irfan Habibi

Muhammad Irfan Habibi. Mengagumi alam ciptaan Sang Khalik dengan bertakwa dan mempelajarinya. Mengagumi budaya dan kesenian yang beragram dengan mempelajari dan mengembangkannya. Mengenang sejarah sebagai penuntun di masa kini dan masa depan.

Bacalah!

Membaca. Itulah kata kerja yang sangat eksotik menurutku. Bagaimana tidak? Karena membaca kita bisa tahu apa itu, kenapa begitu, siapa dia, dimana letak sesuatu,...

Melihatmu dari Balik Jendela

“Bulan, aku rindu kamu malam ini. Kamu di mana?” tanyaku dengan kuat di balkon rumahku. Namun yang terlihat hanyalah langit gelap tanpa bintang. Aku...

Pantai Selatan

Berderu Berbuih Menghempas Berdesis Gulungan ombak dengan buih Hijau biru terpandang tanpa batas Awan-awan tipis melayang berjauhan Semilir angin menyelimuti Siapa yang tak menikmati alam ini? Siapa yang tak kagum dengan mahakarya...

Negeri Santai

Selamat datang di Negeri Santai Di mana rakyatnya selalu senyum Walau murung jiwanya tapi tersenyum Walau di zalimi tapi tetap senyum Bagaimana tidak? Di kala kota mendadak menjadi lautan...

Sampanku

Pagi ini sampanku ku bawa berlayar Mengarungi lautan yang luas tak berujung Aku berlabuh menuju bersandar lainnya Persandaran itu tinggal ku sandari saja Namun, aku bimbang membawa sampan...

Lilin Malam Ini

Lilin malam ini Cahayanya tak berpijar bagai rembulan Apa lagi seterang mentari Tapi ia t'lah menerangi sekelilingnya Ia berpijar hingga menyulut Meyulut apa yang dibenak penikmatnya Ia terangi perbincangan hangat...

Ayat-ayat Alam

Selamat pagi Indonesia Di hari ini yang berawan Aku merasakan bahasa-bahasa alam Bahasa alam yang membuatku tenang Betapa sejuknya udara pagi ini Betapa damainya pagi ini Betapa syahdunya yang ku...

Aku Ialah Aku

Perlukah ku minta maaf? Kalo iya, siapa yang salah? Mengapa aku minta maaf? Atau aku yang harus memaafkan? Menurutku Bukan salahmu Bukan salahku Bukan salah siapa-siapa Ini hanyalah pilihan Pilihanku, belum tentu pilihanmu Putusanmu,...