Kutuk Akhir Sang Mei

0
196

(i)

jikalau masa

mengekangku bagai tambang

yang melilit di kerongkongan,

bolehkah ku pinta

agar ku bergantung

di pohon rimbun yang berbunga,

biar harumnya

menutupi

busuknya tubuh,

biar rimbunnya

sembunyikanku

dari sorot dunia.

(ii)

jikalau takdir

 mencengkeramku bak sandera,

berantai besi di balik jeruji,

dan tiada daya melarikan diri

meski acapkali,

pisau mengiris nadi

risau mengoyak diri

di kubangan anyir cecar merah

penuh belatung

yang perlahan

melahap kehidupan.

Cianjur, Mei 2023