Laila Munaf: Saatnya Perempuan Tergerak untuk Bergerak

2
190

Olahraga, aktivitas yang sering kali disepelekan oleh banyak orang. “Melelahkan”, “beban” dan “buang waktu” sering menjadi mantra yang meluluhkan semangat kalangan muda dan mengesampingkan pentingnya olahraga bagi kesehatan di masa depan. Tetapi, olahraga itu ternyata tidak harus identik dengan beban yang berat. Berolahraga justru merupakan sebuah ekspresi untuk membahagiakan diri sendiri.

Laila Munaf, perempuan yang menjadi pelopor olahraga zumba di Indonesia. Foto: Bryan Kenneth.

Laila Munaf, sosok perempuan yang mengenalkan dunia olahraga zumba ke Indonesia. Ia juga instruktur di Sana Studio yang membagikan cerita bagaimana menemukan berbagai manfaat dari olahraga. Tidak hanya menyehatkan badan, olahraga juga dapat meningkatkan kualitas hidup dan menyeimbangkan kesehatan badan dan mental.

Sebelum jatuh cinta pada industri olahraga, Laila Munaf bekerja kantoran di Boston, Amerika Serikat. Ketertarikannya kepada olahraga berawal dari rutinitasnya bersepeda ke kantor setiap hari dan merasakan perbedaan yang signifikan saat bertemu dengan orang lain.

“At first, I need to find happiness. Through whatever. Sampai akhirnya aku mencoba olahraga sebelum ke kantor, I was all smiling. My energy, the new me setelah aku olahraga attract a better vibe. Aku dan orang lain bisa merasakan energi positif setelah aku berolahraga,” ujar Laila Munaf.

Perubahan dalam hidupnya tidak terlepas dari inspirasi orang terdekatnya. Laila Munaf, yang akrab dipanggil Laila, juga menceritakan bahwa di balik semangatnya menjadi instruktur olahraga, ia terinspirasi oleh teman zumba-nya sewaktu di Boston yang umurnya sudah 80 tahun tetapi bisa tetap bergerak energik dan terus tersenyum seperti tidak pernah lelah. Dengan berolahraga, setiap orang dapat terinspirasi dan memberikan nilai positif lewat semangat yang ia tunjukkan kepada sekitarnya. “Through teaching and exercising, you meet the same vibe. It’s recharging dengan saling bercerita dan sharing”.

Dari benang merah tersebut, lahirlah ide untuk mendirikan Sana Studio yang kini menjadi sebuah rumah yang membebaskan diri untuk berekspresi. Tempat tersebut tidak hanya mengkampanyekan berolahraga untuk menurunkan berat badan, tetapi juga untuk mendapatkan kebahagiaan dan kepositifan. Bagi Laila, kunci dari kesehatan itu adalah bahagia, dari SANA Studio dapat menjadi tempat untuk sharing pengalaman yang dapat menginspirasi satu sama lain.

Dari diri sendiri

Kita sering kali untuk takut memulai sesuatu yang baru atau anggapan takut terlihat aneh. Salah satu hambatan dalam olahraga pada seseorang, khususnya perempuan, berfaktor pada kurangnya percaya diri atau merasa takut untuk memulai. Menurut Laila Munaf, baginya motivasi awal dalam berolahraga harus tertanam dari diri sendiri.

Kelahiran motivasi dari dalam dirinya adalah cara terbaik untuk tetap menjaga konsistensi keinginan dalam menjaga kesehatan badan dan mental. Dengan menciptakan motivasi dari dalam diri, kita semakin dapat mencintai diri kita sendiri. Tidak hanya itu, jika kita sudah mencintai diri kita sendiri, kita dapat memberikan energi positif kepada orang-orang di sekitar kita.

Laila Munaf memberi penjelasan beberapa teknik pemanasan di Sana Studio Jakarta pada (21/02/20). Foto: Bryan Kenneth.

Tak ada batasan

“Laki-laki dan perempuan mempunyai kelebihan masing-masing. Kalau dari tipe olahraga, menurut saya tidak ada batasan,” ujar Laila. Sebagai perempuan, ia juga mengutarakan bahwa olahraga memiliki peran penting untuk setiap orang.

Olahraga tidak memiliki tembok setiap gender. Laki-laki boleh saja melakukan yoga atau perempuan juga bebas untuk melakukan body building. Olahraga kini sama sekali tidak memandang gender karena setiap aktivitas memiliki manfaatnya masing-masing.

Tidak hanya itu, berperan menjadi seorang ibu, Laila Munaf merasakan pentingnya olahraga dalam kehidupannya saat sudah berkeluarga. Selama berumah tangga, ia merasakan bahwa peran seorang perempuan begitu banyak dan harus tetap terjaga. Untuk menjaga kestabilan kebahagiaan dan kesehatannya, terus bergerak aktif lewat apapun aktivitasnya bisa dapat mempertahankan semangatnya dan menjadi lebih kuat. “Be active helps me to find my happiness and maintaining that happiness. For women, role kita banyak. We have to be strong dan kita harus bisa stabil” tambahnya.

Bersama dengan semangat perempuan Indonesia, SANA Studio mengadakan sebuah lari pagi spesial untuk perempuan bernama Women’s 10k yang diadakan dalam merayakan Hari Perempuan Internasional bertepatan pada 8 Maret 2020 kemarin. Mengangkat tema Rise Up and Get Moving, Women’s 10k merupakan sebuah inisiasi bagi perempuan tergerak untuk bergerak.

Lewat acara itu, perempuan dapat bebas bergerak aktif dan saling berbagi cerita dan energi positif satu sama lain. So, girls, saatnya lepaskan ketakutanmu untuk bergerak dan mulai cintai dirimu sendiri. Happy International Women’s Day!

Raihana Tazkia Irsyad, mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jurusan Ilmu Komunikasi, Universitas Diponegoro Semarang.

2 COMMENTS