Sansekerta, Nostalgia Café Tempo Doloe

0
808

Kafe Sansekerta memiliki konsep yang unik dan berbeda dengan kafe lain. Dengan konsep percampuran gaya kolonial Belanda dan modern memberikan kesan yang nyaman dan kekinian. Segala usia dapat menikmati kenyamanan kafe ini. Kafe Sansekerta terletak di Jalan Walikota Mustajab No.67 Surabaya.

Lokasi kafe yang terletak di tengah kota membuat kafe ini stategis dan mudah dicari. Bentuk arsitektur kafe ini kental dengan gaya kolonial Belanda. Pada jendela dengan model jendela ganda dengan material kaca patri yang senada dengan desain pintu, terdapat teras mengelilingi bangunan yang difungsikan untuk area duduk luar ruang, dan dikelilingi kanopi untuk melindungi bagian luar bangunan dari panas matahari dan terpaan hujan.

Foto: Dokumentasi penulis

Di dalam kafe nuansa gaya modern lebih terasa dengan desain yang bersih dan sederhana. Gaya kolonial Belanda terasa pada elemen interior yaitu dinding dan lantai yang khas. Interiornya dominan dengan warna hangat yaitu, putih, hijau, dan coklat. Warna hangat secara psikologi memberikan perasaan damai, tenang, dan nyaman bagi pengguna.

Foto: Dokumentasi penulis

Kesan unik dan antik tidak hanya ditunjukkan pada arsitektur dan interior kafe. Suasana dan menu tradisional Indonesia yang disajikan juga bisa membawa kita bernostalgia ke masa lampau. Ketika kita menyantap makanan dan suasana ruangan membuat kita merasa tenang dan nyaman.

Menu makanan tempo dulu seperti Roejak Cingoer Surabaja, Sup Asem-asem Iga Sapi disajikan di kafe ini. Untuk hidangan penutup terdapat Pisang Saka Saka, Tape Ndoro Putri, Es Cantik Djelita. Minuman yang menjadi favorit kafe ini adalah Es Teler, Es Doger, dan Es Kopyor.

Foto : Dokumentasi penulis

Angelicia Priscilla Kokasih, Universitas Kristen Petra Surabaya