Akhir yang Berkesan untuk Magangers Kompas Muda Batch XI

0
256

Suasana ruangan di lantai 5 Menara Kompas, Palmerah, Jakarta, pada Sabtu pagi (13/7/2019) tidak luput dari canda tawa para peserta Magangers Kompas Muda Batch XI. Sambil sibuk merampungkan hasil liputan kelompoknya, 40 siswa-siswi SMA yang terpilih menunjukkan keakraban mereka dengan satu sama lain dalam menjalani program magang Kompas Muda. 

Hari keenam ini memang menandakan titik puncak perjalanan mereka sebagai magangers, di mana delapan kelompok yang terdiri atas lima anggota dapat saling unjuk gigi menerapkan apa yang telah dipelajari mengenai pembuatan koran di Kompas. Dari sini, personel-personel Kompas dapat menilai dan mengomentari hasil karya setiap kelompok yang dipresentasikan. 

Dihadiri oleh Kepala Desk Muda Harian Kompas Budi Suwarna, Wakil Redaktur Pelaksana Haryo Dharmadono, Wakil Manajer Produksi Bidang Artistik Riyanto, dan Wakil Kepala Desk Foto Iwan Setiawan, tentunya presentasi berjalan dengan didominasi oleh aura serius. Terlepas dari itu, peserta magang yang lain juga diberi kesempatan untuk memberi pendapat dan kritik terhadap hasil karya kelompok lain.

Keberagaman tema liputan yang diambil oleh setiap kelompok menghasilkan delapan layout koran bernama Sahwahita, Widyanata, Kainotomia, Veritas, Frekuenz, Odigies, Kamutiya, dan Bentang yang benar-benar unik satu dengan yang lainnya. Mulai dari kuliner di daerah pecinan, destinasi foto di pusat Jakarta, minuman boba, kedai es krim, bioskop alternatif, lokasi zero waste, jamu modern, sampai paru-paru Menteng, ada saja kendala yang dihadapi setiap kelompok dalam menjalani proses liputan. 

Dyra, reporter kelompok Frekuenz misalnya, yang mengangkat tema bioskop alternatif. “Karyawannya jutek banget. Jawabnya juga sekadarnya. Kalau mau meliput, katanya harus pakai proposal,” tutur siswi kelas 12 Gonzaga Plus tersebut. Reporter kelompok Veritas, Kevin, juga sempat mengalami kesulitan dalam mendapatkan narasumber. “Pas kita mau wawancara polisi, katanya harus tanya otoritas yang lebih tinggi.”

Sementara itu, Tristan dari kelompok Sahwahita menceritakan pengalamannya ketika mewawancarai turis asal Guangzhou di Glodok. Rupanya, kelompok tersebut harus bertanya dengan bahasa Inggris dan jawaban bahasa Mandarin narasumber tersebut diterjemahkan oleh temannya. Sungguh, usaha-usaha yang patut diacungi jempol! 

Sebanyak 40 siswa SMA/SMK dari Jabodetabek dan Semarang mengikuti program Magangers Kompas Muda Batch XI pada 8-13 Juli 2019, di Jakarta.

Perayaan Meriah

Hari terakhir para magangers di Kompas tidak akan lengkap tanpa acara penutupan yang heboh. Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Ninuk Mardiana Pambudy dan Budi Suwarna, kepala desk Muda, menyempatkan diri untuk hadir dan memberikan kata sambutan pada acara yang dimulai pukul 16.00 WIB ini. “Mudah-mudahan (kalian) mendapat pelajaran yang sebanyak-banyaknya, manfaat yang seluas-luasnya,” pesan Mbak Ninuk kepada seluruh batch XI. 

Mario Nathaniel, sang ketua batch XI, juga memiliki kesan pesannya sendiri mengenai pengalamannya di Kompas. “Ya pastinya sih, ketemu teman-teman baru, pengalaman baru, sama yang menurut saya paling berkesan sih ya pas liputan,” ujarnya. Siswa SMA Kanisius yang akrab dipanggil Marli ini pun menambahkan, “(Saya) juga senang di sini makan banyak.” 

Ditambah lagi, alumni magangers dari batch-batch sebelumnya juga turut hadir meramaikan acara tersebut. Seraya menceritakan masa magangnya, Gracello dari batch IX tidak lupa menyampaikan ucapan bijak kepada adik-adik kelasnya. “(Saya) itu percaya di balik karya yang baik, ada karakter yang baik juga jiwa yang kuat.” 

Alumni mulai dari batch I sampai X pun duduk berkumpul dalam satu lingkaran besar selesai acara dan makan bersama. Sementara itu, Magangers batch XI sibuk berfoto untuk mengabadikan kenangan-kenangan mereka. Suasana sarat dengan kerinduan saat mereka bersiap untuk berpisah dengan teman-teman barunya. Walaupun demikian, seperti kata Andyka, Magangers batch I, “Kita semua dipersatukan lewat Kompas.” 

Regina, magangers Kompas Muda Harian Kompas Batch X

Muhammad Raihan, magangers Kompas Muda Harian Kompas Batch X