“Emergency” Universitas Indonesia tahun 2019

0
93

Mahasiswa Vokasi Komunikasi Universitas Indonesia. Senin (8/4/2019) lalu mengadakan sebuah acara bertajuk Emergency : The Untold Story of Disaster di Auditorium Gedung C Vokasi UI. Acara tersebut menghadirkan I Made Oka Astawa, Kepala Seksi Operasi SAR Basarnas, fotografer sekaligus relawan “One Year Call Memories Tsunami Aceh” Jerry Aurum, serta aktor yang juga aktifis pecinta lingkungan Arifin Putra.

Kegiatan yang dipandu Winda Dwiastuti (mahasiswa berprestasi Vokasi UI tahun 2014) ini dihadiri 300 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan dibuka Kepala Program Studi Vokasi Komunikasi UI  Devie Rahmawati dan Amelita Lusia. Untuk tema, tahun ini acara Emergency mengangkat kisah para “avenger”, para pahlawan bencana yang hadir di saat tanggap bencana, evakuasi, penyelamatan, rehabilitasi dan rekonstruksi di kawasan terdampak.

Di acara itu Devie menyatakan, sering kali para pendamping, relawan, penyelamat, tidak memiliki ruang untuk dapat berbagi perjuangan mereka saat mendampingi korban. Sementara Oka, dari Basarnas menjelaskan bahwa Basarnas memang memiliki tanggung jawab untuk mengatasi kecelakaan hingga bencana yang berdampak pada manusia.

“Kami hadir untuk menjaga warga masyarakat tidak terbatas dalam situasi bencana. Mengingat sejarah lahirnya Basarnas berada di bawah Kementerian Perhubungan. Kecelakaaan di darat, laut dan udara, menjadi bagian utama tugas keseharian tim Basarnas,” ujar Oka. Dengan 1.107 bencana yang telah terjadi dalam kurun waktu tiga bulan di tahun ini saja, membuat tugas Basarnas juga melingkupi masa tanggap bencana.

“Foto tidak hanya mampu menggugah, namun juga berperan mendorong masyarakat..”

Beratnya tugas dan tanggung jawab yang diemban oleh Basarnas, BNPB dan pemerintah, tentu saja tidak akan pernah cukup untuk mengatasi tantangan di lapangan. Di sinilah peran fotografer, yang mengabadikan berbagai peristiwa di lokasi bencana. Foto tidak hanya mampu menggugah, namun juga berperan mendorong masyarakat bergerak untuk membantu,” tambah Jerry, yang aktif keliling Indonesia untuk memberikan advokasi tentang foto dan kewirausahaan.

Arifin Putra, salah satu pembicara dalam Emergency UI 2019.

Pada bagian lain, Arifin Putra mengingatkan bahwa bencana yang perlu diwaspadai ke depannya, bukan hanya bencana alam seperti gempa, tsunami, namun bencana langkanya air bersih. Untuk itu, Arifin, yang menjadi duta WWF, mengajak seluruh peserta untuk bergerak menjaga alam.

 

Project Officer EMERGENCY UI 2019, Mawar Sakinah

Dalam kesempatan khusus, kami mewawancarai Project Officer Emergency 2019, Mawar Sakinah. Menurut Mawar, Emergency UI 2019 menghadirkan diskusi talkshow, dengan tagline Here to Hear. Kegiatan tersebut menghadirkan pembicara yang kompeten dalam bidangnya, dengan kemasan sharing, agar mampu memberikan edukasi mengenai perilaku yang harus diambil ketika terjadi bencana alam, karena bencana alam adalah salah satu situasi yang sulit untuk diprediksi.

“Masyarakat harus memiliki pemahaman bagimana cara ketika menanggapi terjadinya bencana dan tergerak melakukan sesuatu sekecil apapun dalam penyelesaian masalah bencana alam di Indonesia,” kata Mawar.

Gracello Yeshua, mahasiswa Komunikasi Universitas Indonesia dan Magangers Kompas Muda Harian Kompas Batch IX