Hentikan Negatif “Self Talk”, Buka Kotak Pandoramu !

0
223

Baru saja hendak membuka mata di pagi hari, perasaan kantuk dan lelah sudah menghampiri. Disapa dengan pekerjaan dan tugas yang menumpuk, ingin rasanya mengutuk diri sendiri. Terlebih lagi menjalani hari yang tidak sesuai ekpektasi ingin rasanya mengumpat keterbatasan diri, lalu kabur dari kenyataan, yang tentu menjadi tindakan percuma, karena tanggung jawab siap menyeret kembali ke kehidupan nyata. Setelah mengakhiri perjuangan hidup di hari itu, sudahkah kamu menyadari seberapa banyak mengatakan hal buruk terhadap dirimu sendiri?

Kembali pada pagi itu.  Tanpa disadari, sepanjang harinya telah banyak kata-kata dan pikiran negatif yang sudah terlontar dari bibir kita secara tidak sengaja. “Saya tidak sanggup dengan pekerjaan ini”, “Saya terlalu lemah bahkan bangun pagi saja saya tidak bisa”, “Saya memang tidak berbakat disini”.

Bila tak segera dihentikan, suara-suara tersebut akan memerangkap kita dalam kotak pandora gaya hidup penuh dengan negatif self talk

“Bagaimana kalau saya menyerah saja”, “Saya bodoh sekali” dan sebagainya. Bila kamu pernah merasakan hal tersebut, kamu tidak sendiri, karena setiap dari kita setidaknya sekali pasti pernah merasakan negatif self talk, namun alasan tersebut tidak menjadi pembelaan bahwa itu baik untuk ke depan.

Bila tidak segera dihentikan, maka suara-suara tersebut akan memerangkap kita dalam kotak pandora gaya hidup penuh dengan negatif self talk. Dikelilingi perasaan dan kata-kata negatif yang sudah menjadi gaya hidup, akan sulit membedakan mana yang baik dan benar. Segala sesuatu akan terasa negatif dan tak berujung pada penyelesaian. Tentu hal tersebut akan membuat kita tidak mampu mencapai apapun! Bahkan memulaipun sudah tidak sanggup hanya dengan mendengar tuduhan-tuduhan dari pikiran negatif kita.

Lalu, bagaimana cara Menghentikan negatif self talk ?

Kamu butuh orang lain!
Konsep kotak pandora membuat kita terperangkap dalam lingkungan dan kondisi tertentu, untuk keluar dari sana. Kita membutuhkan orang lain untuk membukanya ! Kehadiran orang lain dalam hidup kita akan membuat kita sadar akan hal-hal negatif yang sudah kita lakukan pada diri sendiri, sehingga kita akan berusaha keluar dari hal tersebut.

Memberikan tanggapan balik dari negatif “self talk”
Belajar untuk melawan dan mengganti setiap kata-kata dan pikiran yang mulai menjatuhkan diri sendiri dengan kata-kata yang membangun. Bila suatu saat suara tersebut datang seperti, “Saya memang bodoh, saya tidak mampu” , segera jawab dengan lantang, “Saya tidak bodoh, saya mampu melakukannya”. Terbiasa memberikan kata-kata yang membangun pada diri sendiri, akan memberikan motivasi yang kuat untuk menjadi lebih baik.

Mengelola dan memilah lingkungan pergaulan
Secara tidak langsung pengaruh terbesar yang kita terima selain dari diri sendiri berasal dari lingkungan dan orang-orang terdekat disekitar kita. Penting bagi kita untuk  menentukan siapa saja yang dapat mengisi kehidupan sehari-hari kita, agar dapat meminimalisir dampak dan efek buruk dari pengaruh pergaulan yang salah.

Menyadari hal tersebut mempengaruhi jati dirimu!
Sadar bahwa negatif self talk memiliki pengaruh besar hingga mampu mengubah kepribadian dan melupakan jati diri seseorang, maka kamu harus segera keluar dari kondisi tersebut. Pilih kotak baru yang mampu menerima dan membawa kamu menjadi lebih baik, karena sepatutnya kekurangan pun akan tertutupi oleh ketulusan.

Claudia Angelista, mahasiswi Binus University Jakarta Jurusan Marketing Communication