Art for Charity: Tularkan Bakatmu Kepada Sesama

0
1030

SERPONG, KOMPAS CORNER — Perkembangan zaman dan teknologi yang kian melesat secara tak langsung memaksa setiap lapisan masyarakat untuk beradaptasi. Sebagai salah satu negara berkembang, Indonesia, kini dihadapkan oleh sejumlah permasalahan dalam adaptasinya terhadap perkembangan jaman. Tak semua warga Indonesia dapat memosisikan diri dengan cepat terhadap perubahan yang tak menentu tersebut. Oleh karena itu, dibutuhkan kesadaran dan upaya bahu membahu, agar setiap lapisan masyarakat dapat menduduki posisi yang layak.

Tanggung jawab akan perubahan umumnya diberikan kepada mahasiswa, selaku penerus bangsa. Menanggapi hal tersebut, Jumat (20/5) mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) mengadakan penggalangan dana untuk perkembangan edukasi, Art for Charity. Kegiatan yang dikoordinir oleh LPPM Rumpin ini bertujuan untuk membangun sarana pendidikan yang memadai bagi siswa SDN Leuwiranji 02.

Penyampaian kata sambutan oleh ketua acara Art for Charity, Noria Lufunsia.
Penyampaian kata sambutan oleh ketua acara Art for Charity, Noriva Lufunsia.

“Kami ingin merealisasikan budaya baca melalui taman baca yang akan kami bangun untuk adik-adik SDN Leuwiranji 02,” ujar  Noriva Lufunsia selaku ketua acara Art for Charity.

Berdasarkan tujuan yang dipaparkan, Noriva berharap siswa-siswi SDN Leuwiranji 02 dapat memperkaya pengalaman mereka dalam bidang seni secara langsung. Melalui Art for Charity, para siswa-siswi dapat mengasah potensi dan melatih keterampilan mereka dalam seni lukis, musik, dan tarian bersama mahasiswa UMN.  Dengan menghadirkan 30 siswa-siswi kelas 6 SD dan melibatkan 84 panitia lepas, acara Art for Charity menampilkan berbagai pagelaran seni. Penampilan utama berfokus pada drama musikal yang bertemakan cita-cita oleh panitia dan siswa-siswi kelas 6 sendiri. Adapun pesan yang ingin disampaikan adalah agar setiap anak berani mencoba berbagai bidang seni untuk mengetahui passion-nya. Turut hadir Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) seni dari UMN; Ultima Sonora, Tracce, Muffomic, dan Miss UMN.

Tarian tradisional Sunda dan Bali yang dibawakan oleh UKM Tracce angkatan 2012.
Tarian tradisional Sunda dan Bali yang dibawakan oleh UKM Tracce angkatan 2012.

Melalui Art for Charity, LPPM Rumpin menyuguhkan sarana bagi mahasiswa UMN untuk memberikan kontribusi lebih kepada masyarakat sekitar dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan bakat dalam bidang seni yang mahasiswa miliki.

“Saya merasa puas dengan respon adik-adik SDN yang terlihat sangat antusias dalam mempersiapkan drama. Selain itu, saya juga puas terhadap respon guru yang sangat membantu dari awal hingga suksesnya acara ini,” tutur Noriva.

Salah satu dosen penanggung jawab, Dr. Indiwan Seto juga ikut menyatakan rasa pedulinya terhadap masyarakat sekitar. “Indonesia masih membutuhkan mahasiswa yang senang mengajar. Kontribusi mahasiswa tersebut tentunya akan berperan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tanah air,” ujarnya. Ia memaparkan bahwa pihaknya sendiri telah melakukan pelatihan, seperti pelatihan menulis, public speaking, dan pelatihan lainnya ke beberapa sekolah di Tangerang. Tak lupa, beliau juga mengimbau bagi mahasiswa yang memiliki passion dalam mengajar untuk bergabung bersama membawa perubahan.

Dengan berakhirnya Art for Charity, diharapkan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa-siswi SDN Leuwiranji 02. Selain itu, Art for Charity diharapkan juga mampu mendorong semangat mahasiswa UMN dalam mengembangkan passionnya agar mampu mewarisi ilmu tersebut kepada generasi selanjutnya.

 

 

Reporter : Herlina Anace Yawang

Photographer : Errend Cavalera

Editor : Editorial Kompas Corner UMN