Memotret Keseruan Kompasfest 2022

0
86

Selama dua hari, Jumat dan Sabtu (19-20/8/2022), Kompasfest 2022 presentes by BNI menghadirkan beragam inspirasi bagi anak muda. Kompasfest yang mengangkat tema “Freedom” menghadirkan sesi conference, kelas dan perfomance. Acara pada tahun kedua ini berlangsung secara hibrida. Kegiatan secara offline berlokasi di M Bloc Space dan Kala di Kalijaga, Jakarta Selatan. Sedangkan, sesi daring bisa diikuti para peserta dari berbagai daerah.

Pada hari pertama, Jumat (19/8/2022), Kompasfest dimulai pukul 10.00 dengan dipandu oleh Tommy Prabowo sebagai host. Rangkaian acara dibuka oleh Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Sutta Dharmasaputra yang mengangkat tema “Freedom to Dream Big, Freedom to Choose our Future”. Sutta menjelaskan bahwa generasi muda harus dapat mempersiapkan diri menghadapi tantangan krisis ekonomi, pangan, energi, dan sosial. Selain itu, Sutta juga mengingatkan generasi muda harus berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

 

Aktris dan produser Happy Salma yang hadir dalam acara Kompafest 2022 presented by BNI, di M Bloc Space, Jakarta, Jumat (19/8/2022). Dalam kesempatan itu, dia membacakan puisi berjudul Derai-derai Cemara karya Chairil Anwar. Foto : Imelda Putri

Sesi selanjutnya diisi oleh Happy Salma yang menjelaskan kehidupannya ketika merasa takut dan bingung di usia 20 tahun. Aktris sekaligus produser kondang ini juga menceritakan kecintaannya pada dunia sastra dan memberikan pesan untuk para Spacemate.

“Carilah apa yang kalian cintai karena itu akan membentengi kalian dari kehidupan yang tak terduga. Jangan takut tentang apa yang dialami karena sebelumnya masalah tersebut sudah pernah ada,” kata Happy Salma.

Berikutnya, Moh. Fairuzzabaady dari Astra yang menjelaskan tentang program Kampung Berseri Astra dan langkah-langkah sederhana untuk mengatasi perubahan iklim. Sesi selanjutnya diisi oleh Sheryl Sheinafia yang berbagi pengalaman ketika  dengan memainkan musik bisa memberikan pesan-pesan untuk banyak orang.

Ernest Prakarsa pula menjadi pembicara dan mengungkapkan cara storytelling yang baik di media sosial dengan mengangkat isu atau keresahan-keresahan yang ada.

Usai sesi conference, para Spacemate kemudian menuju kelas-kelas yang telah dipilih saat pembelian tiket. Total terdapat 16 klass dengan topik yang berbeda-beda. Mulai dari konten digital, desain, pengembangan diri, seni, hingga NFT.

Saat kelas selesai, para Spacemate kembali menuju ruang conference karena masih ada beberapa narasumber dan juga perfomance. Pada sesi menuju penutupan conference, Kompasfest menghadirkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang hadir langsung di depan ratusan anak muda. Sedangkan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang hadir secara daring. Ketiganya berbagi pengalaman saat menggali berbagai ilmu di masa muda. Semua pengalaman itu menjadi penting saat menjadi pemimpin.

Lalu, Boy William sebagai penutup dari sesi conference Kompasfest hari pertama. Dalam penuturannya, Boy memberikan pesan untuk Spacemate agar membuat konten sesuai dengan apa yang disuka dan jangan menyinggung orang.

Pada penghujung acara, terdapat dua perfomance yaitu Elbytri dan Juicy Luicy. Perfomance dimulai pukul 19.00 dengan perfomance pertama yaitu Elbytri. Ketika Elbytri mulai bernyanyi, para Spacemate sontak langsung ikut bernyanyi bersama.

Riuh Spacemate kembali menggelora ketika Juicy Luicy mulai menginjakkan panggung Kompasfest. Saat lantunan musik dimulai, semua Spacemate kembali ikut bernyanyi  dan menikmati lagu-lagu yang dibawakan Juicy Luicy.

Penonton Show Perfomance Hari Pertama Kompasfest, Jumat (19/8/2022). Foto: Imelda Putri Marsaulina/Magangers Kompas Muda Batch XI

Dua kata yang menggambarkan Kompasfest ini adalah seru dan bermanfaat. Bagaimana tidak, para Spacemate diajak untuk mendapatkan wawasan baru dari berbagai pembicara ternama, dan seru karena menghadirkan artis maupun idola. Hal ini diungkapkan oleh seorang peserta yang hadir di acara itu.

“Seru karena ketemu banyak artis dan idola terus bermanfaat karena narasumber-narasumbernya juga inspiratif. Temanya relate sama kehidupan anak muda, relate sama kehidupan yang lagi dijalani sekarang,” ujar Syifa seorang mahasiswa (20) saat ditemui di M Bloc Space.

Penulis : Maria Alexandra Fedho, Mahasiswa Politeknik Negeri Media Kreatif Jakarta, Magangers Kompas Muda Batch XII

Fotografer : Imelda Putri, Mahasiswa Universitas Padjadjaran Bandung, Magangers Kompas Muda Batch XI