Uni Konservasi Fauna IPB University Berpartisipasi dalam River Engage 2022

0
48

 

Uni Konservasi Fauna IPB berkesempatan berpartisipasi dalam kegiatan River Engage 2022. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan April 2022 yang berlokasi di Pulau Dewata, Bali. River Engage merupakan kegiatan kolaborasi tiga peneliti di Indonesia, Amerika Serikat, dan Uganda sebagai uapaya mengajak masyarakat memahami peran dan pentingnya menjaga sungai dengan metode ilmiah, yang disponsori penuh oleh National Geographic Society.

River Engage mengajak peserta untuk mempelajari metode survei sampah (makroplastik) yang ilmiah serta survei satwa herpetofauna terkhususkan untuk wilayah sungai. Tidak hanya teori saja, namun kegiatan ini juga mengajak peserta untuk turun langsung ke titik penelitian lapangan di sungai terpanjang di Bali, Sungai Ayung.

Dalam kegiatan ini terdapat dua pemateri utama yaitu Puspita Insan Kamil, S.Pi., M.Si. (National Geographic Explorer) dan Nathan Rusli (Direktur Yayasan Herpetofauna Indonesia). Puspita menyampaikan bahwa penjelasan teori survei sampah dan pengenalan Marine Debris Tracker App (MDTA). Metode survei sampah sungai yang digunakan merupakan adaptasi NOAA, diterbitkan di jurnal Frontiers.

Selanjutnya, Nathan menyampaikan penjelasan mengenai teori survei herpetofauna dan pengenalan aplikasi iNaturalist. Kegiatan dilanjutkan dengan mengajak peserta turun langsung ke lapang untuk mencoba metode survei sampah dan survei herpetofauna yang telah disampaikan pada sesi teori.

Peserta mempraktikan metode survei sampah sungai di Sungai Ayung, Bali. Foto: I Ketut Ardika

Pendataan hasil survei sampah dilakukan dengan mengelompokan, menimbang, dan menghitung jumlah sampah serta mencatatnya dalam tally sheet yang telah disediakan. Dalam survei herpetofauna ditemukan berbagai jenis satwa di sekitar Sungai Ayung seperti kodok sawah, ular tampar, cicak batu, tokek, dan ular sanca batik.

“Dari hasil sampling survei sampah ditemukan sampah kantong plastik dan plastik yang terfragmentasi memiliki jumlah terbanyak,” ujar Elif, salah satu peserta River Engage 2022 sekaligus anggota UKF IPB.

Peserta melaksanakan survei herpetofauna di sekitar Sungai Ayung, Bali. Foto : I Ketut Ardika

Selain dua pemateri utama, terdapat beberapa pemateri lainnya yaitu Dosen Fakultas Kelautan dan Perikanan UNUD dan peneliti sampah pesisir Bali I Gede Hendrawan yang menyampaikan materi mengenai pentingnya pengumpulan data sampah secara ilmiah, Afif Saputra (Greenpeace Indonesia) yang menyampaikan materi komunikasi publik dan pemerintah, dan Ida Bagus Mandhara Brasika (Griya Luhu Digital Waste Bank) yang menyampaikan materi mengenai manajemen bank sampah.

“Metode survei sampah yang didapatkan dalam kegiatan River Engage 2022 dapat menjadi sesuatu hal yang baru bagi bidang keilmuan di UKF,” ujar Ketua Umum UKF IPB, Imam.

Penulis :

Elif Ivana Hendastari, mahasiswa Institut Pertanian Bogor