Membaca Dengan Cara modern atau Klasik, Mana yang Lebih Asyik ?

0
60

Halo sobat Muda! Apa kabar kalian yang lagi #dirumahaja pastinya kalian sudah mulai kehabisan ide untuk menghabiskan waktu di rumah selain learning from home kan? nah aku menemukan ide untuk menghabiskan waktu dengan cara yang asik nih sekaligus menaikkan tingkat literasi pribadi.

Pas kemarin aku membereskan kamarku aku menemukan beberapa kenangan lama yang tersimpan rapi di dalam lemari yaitu komik yang dulu ku koleksi dan ku baca sebelum aku mengenal gawai modern seperti sekarang ini.

Membaca sendiri memiliki banyak nilai positif bagi para pembacanya, selain menambah pengetahuan, membaca juga memiliki fungsi sebagai aktivitas menghabiskan waktu yang positif di waktu senggang apalagi sekarang sedang learning from home. Membaca sendiri tidak harus yang berat-berat, bacaan yang ringan dan sesuai minat bisa meningkatkan rasa bahagia pembacanya.

Oh ya sobat Muda, apakah kalian tahu bahwa tingkat literasi masyarakat Indonesia masih tergolong rendah? hal ini dibuktikan dengan adanya penelitian yang diadakan oleh UNESCO pada tahun 2018 mengenai tingkat literatur yang mengambil 61 negara sebagi sampel penelitian dan Indonesia menempati peringkat ke 60.

Fakta lain juga diambil dari indeks Aktivitas Literasi Membaca (Alibaca) yang disusun oleh Kemendikbud RI. Hasil indeks itu menyatakan bahwa tingkat literasi masyarakat Indonesia masih tergolong rendah.

Membaca lewat ponsel pintar juga menyenangkan karna variasi bacaannya yang beragam

Banyak faktor yang menyebabkan tingkat literasi di Indonesia masih rendah, salah satunya adalah sulitnya akses untuk menjangkau bahan bacaan yang pasti sangat dirasakan di wilayah terpencil. Namun seiring perkembangan jaman angka literasi yang rendah karena akses yang sulit ini bisa diatasi dengan memanfaatkan teknologi modern seperti ponsel pintar.

Seperti sekarang meskipun jangkauan bacaan masih sulit untuk didapatkan di daerah terpencil, namun masyarakat di daerah terpencil sudah banyak yang memiliki ponsel pintar. Walau kadang-kadang harus susah payah mencari sinyal, diantara mereka bisa seperti warga di tempat lain, menjelajahi dunia dalam genggaman dengan kekuatan internet.

“Tergantung, misalnya ada bacaan yang tersedia ya baca pakai buku kalau mau lebih mendalam harus cari di internet malahan jauh lebih lengkap di internet” ucap Kemas Andri (18) murid Home Schooling Kak Seto di Tangerang, Banten.

Menurut Kemas, kalau membaca lewat buku hanya mendapat informasi terbatas tapi kalau lewat internet bisa mencari artikel secara lebih mendalam dan luas. Ditambah lagi dengan adanya fasilitas seperti YouTube, kegiatan membaca menjadi lebih menyenangkan karna diberikan gambaran visual berupa video-video penunjang bacaan.

Ada pula yang berpendapat tentang tingkat kenyamanan membaca harus berdasarkan jenis bacaannya. “Kalau aku lebih senang membaca dari ponsel pintar, tapi kalau buku tentang sajak atau novel jauh lebih nyaman bila membacanya langsung dari buku. Lebih kerasa aja gitu” kata Vannesa Chien (18) siswi SMA Pangudi Luhur Deltamas, Cikarang Kabupaten Bekasi.

Sama seperti penulis yang lebih senang untuk membaca komik lewat buku langsung daripada lewat internet soalnya kalau lagi seru-serunya internetnya bermasalah rasanya greget banget hehe.

Namun yang perlu sobat Muda ingat adalah tidak semua informasi yang ada di internet merupakan informasi benar. Banyak pula penulis yang memberikan informasi palsu kepada pembacanya. Oleh karena itu kita harus selektif dalam memilih berita, pastikan berita tersebut valid dan sesuai dengan fakta.

Oh ya jika membaca lewat ponsel kalian juga harus ingat untuk terus menjaga kesehatan mata agar tidak mudah lelah jika terus menerus menatap layar digital terlalu lama seperti yang dirasakan Gracello Yeshua (19), mahasiswa Vokasi Universitas Indonesia  di Depok.

Membaca dengan cara klasik tidak pernah kalah asyik

Nah, mau menggunakan buku elektronik atau menggunakan buku cetak semua hal yang berhubungan dengan membaca pasti sangat berguna dan mengasyikan untuk menumbuhkan jiwa literasi pembacanya. Apalagi bagi kalian siswa kelas 12 yang akan mengikuti ujian perguruan tinggi.

Kalian pasti harus perbanyak membaca dan memperkaya kosakata agar mendapat referensi lebih untuk mengerjakan ujian baca tulis nanti bukan? Yuk tingkatkan budaya literasi kita!

Chrispinus Bimo Pinanditho, Siswa SMA Pangudi Luhur Bernardus Kota Deltamas, Cikarang- Kabupaten Bekasi dan Magangers Kompas Muda Harian Kompas Batch XI 2019