Pelatihan Pembuatan Kerajinan Bambu di Desa Nampurejo, Purworejo

0
73

Bambu banyak ditemukan di daerah pedesaan, termasuk di Desa Nampurejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Walaupun bambu mudah ditemui di sekitar permukiman warga, namun belum banyak warga yang mengolahnya menjadi barang dengan nilai jual yang tinggi. Padahal, bambu dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat topi, vas bunga, tempat nasi, tas, dan berbagai macam hiasan dalam ruangan.

Potensi itulah yang memicu Tim KKN-Universitas Gadjah Mada Yogyakarta di Desa Nampurejo mendorong warga mengolah bambu menjadi kerajinan yang memberikan nilai jual lebih tinggi. Untuk meningkatkan pengetahuan warga tentang cara membuat kerajinan dari bambu, Tim KKN PPM UGM mengadakan pelatihan yang diisi oleh Susiono, salah satu pengusaha kerajinan bambu dari Desa Bendosari, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo.

Pelatihan pembuatan kerajinan dari bambu dilaksanakan bersama pemuda-pemuda Desa Nampurejo pada Hari Minggu (21/7/2019) di Balai Desa Nampurejo. Acara dibuka oleh sambutan Afan, perwakilan dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan Kabupaten Purworejo yang menyampaikan potensi perkembangan UMKM di Desa Nampurejo yang merupakan daerah dekat Bandara Internasional Yogyakarta Baru. Selanjutnya diisi pelatihan pembuatan kerajinan bambu oleh Susiono.

Praktik pembuatan dekorasi penutup lampu bersama pemuda Nampurejo, Purworejo, Jawa Tengah

Para pemuda Desa Nampurejo antusias mengikuti pelatihan tersebut. Mereka merangkai bambu yang sudah dipotong kecil-kecil menjadi anyaman. Potong-potongan bambu kemudian dianyam menjadi berbagai bentuk seperti vas bunga dan dekorasi penutup lampu. Hasil karya mereka pun dapat dibawa pulang supaya bisa  digunakan sebagai contoh pembuatan anyaman dari bambu.

 

Praktik pembuatan vas bunga dari bambu bersama pemuda Nampurejo, Purworejo, Jawa Tengah

Kegiatan pelatihan itu diharapkan dapat meningkatkan keterampilan pemuda tentang cara memanfaatkan bambu menjadi barang yang bernilai jual tinggi. Tidak hanya itu, anyaman bambu ini juga dapat dikembangkan untuk menjadi  produk unggulan bagi Desa Nampurejo.

Vas bunga karya pemuda Desa Nampurejo

Amri Buhari, Mahasiswa Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis – Tim KKN PPM Universitas Gadjah Mada Unit JT-224 Tahun 2019 Kecamatan Purwodadi, Purworejo, Jawa Tengah