Senandung Tulus Untuk Synchronize Fest 2017

0
537

Denting piano terdengar syahdu dari arah Dynamic Stage yang menjadi salah satu panggung pertunjukan Synchronize Fest 2017 yang digelar di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Jumat (6/10/2017).

Kerumunan penonton dari berbagai umur, baik tua maupun muda, sabar menantikan kemunculan penyanyi bersuara empuk itu.

Tampil pada pukul 21.00 WIB, Tulus membuka penampilannya dengan senandung kecil refrain “Gajah” sejak dari belakang panggung yang segera menyulut gerakan-gerakan goyangan syahdu di antara kerumunan Dynamic Stage, namun ketika muncul di panggung ia segera menyambungnya dengan lagu “Baru”.

Tulus memang tak sekadar pintar melafalkan lirik-lirik sederhana nan romantis, ia juga memancing interaksi dengan para penggemarnya lewat humor-humor ringan yang dilemparkannya di sela-sela pergantian lagu.

“Ya selamat malam, nama saya Tulus,” kata Tulus pendek namun sukses memancing tawa di antara para penonton.

“Kalian senang enggak? Saya juga senang, namun sedikit lapar,” ujarnya lagi, sebelum menyambung dengan menyanyikan “Kisah Sebentar”. Kerumunan penonton bersorak kegirangan saat Tulus mengatakan, “Tak boleh ada satu lagu pun yang kita lewatkan malam ini.”

Berturut-turut Tulus membawakan “Lagu Untuk Matahari”, “Monokrom”, “Ruang Sendiri”, “Tukar Jiwa” dan “Jangan Cintai Aku Apa Adanya”.

Ikrar “Teman Hidup”

Senandung kecil di sudut-sudut kerumunan atau bahkan koor dadakan bukanlah hal yang sulit ditemui di panggung-panggung penampilan Tulus.

Dari atas panggung Dynamic Stage, Tulus meminta para penonton untuk ikut bernyanyi merapalkan lirik dan bergabung dalam penampilannya.

“Kali ini kita buat paduan yang sangat besar ya. Kita bergantian, kalian yang nyanyi lalu diikuti oleh saya,” kata Tulus.Tak ada kata setuju meluncur dari kerumunan, mereka hanya menjawabnya dengan sebuah paduan suara lantang “Teman Hidup”.

Tak lama kemudian suara merdu Tulus mengalun menyanyikan sepenggal lirik lagu “Gajah”. Penonton pun mulai mencari-cari di mana keberadaan sang pemilik suara lembut itu, sebab hanya ada gitaris, pemain bas, dan pemain drum yang terlihat.

Namun, rasa penasaran itu segera sirna setelah Tulus hadir dari sisi kiri panggung sebelum menyapa penonton dengan lagu “Baru” yang sudah diberi bumbu musik reggae.

“Saya akan ajak teman-teman bernyanyi sebanyak-banyaknya malam ini,” kata Tulus di atas panggung.

Suasana di sekitar Panggung Synchronize Festival 2017 di panggung Dynamic Stage Synchronize Fest 2017 Kemayoran, Jakarta, Jumat (6/10/2017)

Tulus sedikit bergoyang saat membawakan “Pesta”. Ia sesekali mengelilingi panggung dan meninggalkan stand mic-nya.

“Kayaknya turun berat badan saya nih sekilo nih, keringatan terus. Pokoknya enggak ada lagu yang boleh kepotong malam ini ya,” ucap Tulus menggoda para penonton.

Tulus menyodorkan mic-nya kepada penonton saat melantunkan “Monochrome”. Aksi ini langsung disambut oleh mereka yang serempak menyanyikan lagu itu. Tulus juga mempersembahkan lagu terbarunya yang baru saja dirilis Jumat sore ini.

“Ini lagu yang saya rilis tadi sore, tentang tidak semua orang mengerti perasaan kita dan kita juga tidak bisa mengerti perasaan orang, ‘Tukar Jiwa’,” ucap Tulus.Tidak hanya itu, Tulus juga mengajak penonton untuk bernyanyi bersamanya.

“Untuk lagu harapan saya kita bikin paduan suara yang besar, untuk kalian semua ini ‘Teman Hidup’,” kata Tulus

Tulus kembali menyodorkan mic beserta stand-nya ke arah penonton dan membiarkan penonton memyanyikan separuh lagu itu.

 

Penulis dan Fotografer : Gregorius Aldi Bagaskoro