Ayu Gani: Jadi Model Bukan Berarti Tidak Bisa Shopalogic

0
437

Tidak sedikit orang beranggapan, seseorang yang bekerja dalam dunia hiburan seperti model pasti shopaholic (gila belanja). Terutama dengan adanya media sosial. Semua orang berlomba-lomba menunjukkan gaya hidup penuh kenyamanan berbelanja. Namun, berbeda dengan Ayu Gani, seorang model dari Indonesia yang berhasil menjadi pemenang Asia’s Next Top Model. Dia mengaku cukup bisa mengatur keuangan dengan baik.

“Dulu, ketika aku mendapat bayaran secara cash, aku sisihkan 20-30 persen di amplop terpisah untuk ditabung. Sekarang, tetap aku sisihkan 20-30 persen, tapi disimpan di rekening khusus tabungan,” tutur Gani saat diwawancara Kompas Muda di Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Rabu (02/08/17).

Karenanya, dia memiliki rekening khusus untuk tabungan dan belanja. “Jadi, di saat uang untuk belanja habis, ya, aku harus menahan diri untuk tidak belanja,” lanjutnya.

Sebagai seorang model, Gani tentu dituntut untuk selalu tampil mengikuti tren. Apalagi di jaman yang serba canggih, perkembangan fesyen yang begitu cepat. Rasanya seperti harus ganti baju setiap hari. “Itu tuntutan. Namun, di balik itu tergantung diri kita masing-masing. Ada yang harus dipenuhi, ada yang tidak,” ujar Gani.

Gani memiliki kiat sendiri dalam berbusana agar tidak terlalu banyak menghabiskan uang untuk belanja pakaian baru. Biasanya, pakaian yang digunakannya untuk sesi foto juga digunakannya dalam kehidupan di belakang kamera. Di balik tuntutannya, ia juga lebih memilih untuk membeli pakaian yang simple seperti kaus warna netral yang bisa dipadu-padankan dengan aksesoris.

“Banyak yang sering komentar di akun Instagramku, ‘Ih, Kak Gani kok bajunya itu terus?’ tapi ya sudah, aku cuek saja,” kata Gani.

Gaya hidup Gani yang bisa dibilang tidak shopaholic tersebut terinspirasi dari dua model internasional, Karlie Kloss dan Kate Moss. Menurutnya, mereka merupakan contoh model yang keren dengan gayanya sendiri tanpa harus menggunakan pakaian yang berlebihan. “Capek, ya, kalau aku harus jadi model dengan hidup seperti Kylie Jenner. Aku harus banting tulang dan ngulek sambal dulu, hahaha …,” ujarnya sambil tertawa.

Selain menjadi model, Gani juga terus mengembangkan sayapnya hingga kini berhasil memiliki bisnis kacamata hitam berlabel Gaze Eyewear. Ia juga sedang mempersiapkan diri untuk membuka bisnis sepatu wanita. Oleh karena itu, sebagian pendapatannya juga harus ia sisihkan untuk modal bisnis yang sedang dirintisnya tersebut.

Ketika ditanya tentang investasi, Gani mengaku dirinya belum mulai berinvestasi di umurnya yang menginjak 26 tahun ini. “Paling mulai mencicil apartemen untuk tempat tinggal,” kata perempuan kelahiran Surakarta tersebut.

Gani memiliki pandangan tersendiri yang membuatnya bisa menahan diri dan menjadi shopalogic (belanja dengan logis). “Kita hidup tidak hanya dalam waktu 5-10 tahun. Setelah itu, kan, masih ada kehidupan lagi termasuk berkeluarga. Karenanya, sedini mungkin harus bisa mengatur keuangan dengan baik,” ungkapnya.

Penulis: Geofanni Nerissa Arviana

Fotografer: Gregorius Aldi