JACK REACHER: NEVER GO BACK Mengungkap Konspirasi Bisnis Ilegal

0
726

Jack Reacher muncul lagi. Film ini menjadi salah satu yang diantisipasi kehadirannya pada tahun 2016. Setelah film pertamanya tahun 2012, Jack Reacher yang naskahnya diadaptasi dari buku-buku karya Lee Child kembali hadir dan masih dibintangi Tom Cruise.

Film Jack Reacher: Never Go Back tidak bisa benar-benar disebut sebagai sekuel dari film ”Jack Reacher” karena yang terdahulu diadaptasi dari buku kesembilan Child. Sementara film yang terbaru diadaptasi dari buku ke-15 Child, Never Go Back.

Peran Cruise di sini mengingatkan pada peran-perannya dalam Mission Impossible. Seorang pria tampan dan cerdas dengan kemampuan bela diri tinggi, ditemani mitra seorang perempuan cantik yang juga pintar berkelahi.

Jack Reacher digambarkan sebagai mantan polisi militer dengan pangkat terakhir mayor. Ia hidup sebagai buron karena kesalahan yang pernah dibuatnya. Namun, sebenarnya, Reacher keluar dari kedinasan karena alasan pribadi yang misterius.

Di sini, latar belakangnya tidak banyak diuraikan. Penonton akan lebih banyak mengenal siapa Reacher pada film pertama. Reacher dulunya adalah prajurit tangguh yang bertugas di berbagai daerah konflik di Timur Tengah. Kini, ia bisa pergi dan datang kapanpun ia suka untuk menemui kawan dan lawannya.

Reacher bukan tipe orang yang begitu saja patuh pada hukum dan aturan. Ia tidak segan-segan membunuh jika dibutuhkan. Pegangannya adalah kebenaran yang ia yakini.

Di awal film, dikisahkan Reacher beberapa kali berkontak telepon dengan Mayor Susan Turner (Cobie Smulders), komandan unit yang dulu juga pernah dipimpinnya. Kontak terakhir karena Reacher membantu Turner mengungkap sheriff nakal yang terlibat perdagangan imigran gelap. Keduanya sepakat akan bertemu suatu saat di kantor Turner.

Jack Reacher: Never Go Back  IMDB/PARAMOUNT PICTURES/Chiabella James
Jack Reacher: Never Go Back
IMDB/PARAMOUNT PICTURES/Chiabella James

Namun, ketika saat itu tiba, yang ditemui Reacher di ruangan bukannya Turner, melainkan Kolonel Morgan (Holt McCallany). Turner baru saja masuk penjara karena tuduhan membocorkan rahasia militer kepada pihak asing.

Dua anak buah Turner, Milevich (Nicole Barre) dan Cibelli (M Serrano), tewas di Afganistan dan dituduh menjadi kaki tangan Turner untuk menjual informasi. Turner memercayai bawahannya. Keduanya ditugaskan menyelidiki hilangnya sejumlah senjata saat penarikan pasukan.

Reacher yang mencium adanya ketidakberesan dalam kasus ini berniat membantu Turner meski dilarang habis-habisan oleh Turner. Sejumlah orang juga berupaya keras menghalangi niat Reacher. Namun, Turner tak punya pilihan. Dalam sekejap ia sudah dalam pelarian bersama Reacher untuk membongkar rahasia di balik penjeblosannya ke penjara. Ini juga kesempatan bagus bagi Reacher untuk membersihkan namanya.

Tambah pelik

Masalah bertambah pelik ketika Reacher mengetahui ada seorang perempuan yang menuntut hak tunjangan anak kepada dirinya, melalui bekas institusinya di angkatan darat. Meski belum pasti itu anaknya, tetapi Reacher merasa harus melindungi anak itu, Samantha Dutton (Danika Yarosh). Sam turut menjadi korban incaran musuh sebagai tekanan agar Reacher berhenti membongkar kasus. Sam akhirnya harus turut serta dalam pelarian sekaligus perburuan terhadap musuh.

Dari semula upaya membersihkan nama Turner dan mengetahui peristiwa di balik kematian Milevich dan Cibelli, Reacher dan Turner malah berhasil mengungkap kejahatan besar yang melibatkan mulai dari prajurit hingga para petinggi dan seorang jenderal yang memiliki organisasi paramiliter. Hubungan yang intens antara Turner dan Reacher selama dalam pelarian tak bisa dihindari menjadi bumbu romantik kisah ini. Begitu pula hubungan emosional antara Reacher dan Samantha.

Alur dibuat cepat dengan banyak adegan perkelahian dan darah sehingga tidak cocok disaksikan anak-anak dan remaja. Sutradara Edward Zwick berhasil meramu adegan laga dan drama dalam ritme naik turun yang tidak terlalu melelahkan, sekaligus tidak membuat cepat bosan. Hanya saja, tidak ada yang baru dari akting Cruise mengingat peran semacam ini cukup sering ia mainkan. Meski demikian, secara keseluruhan film cukup menghibur sebagai pengisi akhir pekan ini.

SRI REJEKI


Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 23 Oktober 2016, di halaman 24 dengan judul “Mengungkap Konspirasi Bisnis Ilegal”.