Bekerja di Perusahaan Besar atau Startup? Mana yang Terbaik?

0
3024

TANGERANG, KOMPAS CORNER — Usai menuntaskan pendidikan di perguruan tinggi, seorang sarjana kerap kali dihadapkan dengan sejumlah pertanyaan seputar dunia karier, salah satunya ialah perusahaan tempat bekerja. Perusahaan besar dan perusahaan startup merupakan 2 pilihan yang sama baiknya, serta menawarkan keunggulan tersendiri. Dibutuhkan pertimbangan secara matang agar dapat memutuskan satu diantaranya sebagai tempat kerja terbaik. Berikut beberapa perbedaan diantara keduanya yang bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi kalian :

  • Pengalaman bekerja
    Karyawan akan mendapatkan banyak pengalaman kerja dari perusahaan besar.
    Karyawan akan mendapatkan banyak pengalaman kerja dari perusahaan besar.

    Bekerja di sebuah perusahaan besar akan membuat sang karyawan menjadi sangat terbekali, baik dalam hal teknis maupun non-teknis. Disamping mendapatkan pengalaman yang tak ternilai, seorang karyawan juga tidak lagi mengalami kesulitan ketika hendak melamar di perusahaan lain. Pengalaman bekerja di perusahaan besar akan diapresiasi tinggi oleh perusahaan lain, sehingga karyawan berkesempatan lebih besar untuk meraih posisi yang lebih tinggi.
    Sementara itu, bekerja di sebuah perusahaan yang baru saja dirintis alias startup merupakan sebuah tantangan. Hal tersebut dikarenakan usia startup yang masih sangat muda, sehingga gaung startup sendiri masih belum banyak terdengar di khayalak luas. Meski demikian, para karyawan akan memperoleh pengalaman yang tak biasa ketika bekerja di startup. Mereka dituntut lebih mandiri, dan mampu menyelesaikan ragam tugas dengan baik.

  • Waktu Bekerja
    Perusahaan startup menawarkan jam kerja yang cukup fleksibel bagi karyawannya.
    Perusahaan startup menawarkan jam kerja yang cukup fleksibel bagi karyawannya.

    Perusahaan besar telah menetapkan lamanya jam kerja bagi para karyawannya. Lamanya jam kerja tersebut berkisar 8-9 jam per hari. Penetapan jam kerja tersebut cenderung membuat kehidupan para karyawannya menjadi lebih seimbang dan teratur. Karyawan di perusahaan besar umumnya akan lembur ketika deadline pekerjaan mulai menghampiri.
    Lain halnya dengan perusahaan startup. Jam kerja di perusahaan startup umumnya jauh lebih fleksibel dibandingkan dengan perusahaan besar. Namun demikian, hal tersebut tak menutup kemungkinan bahwa jam kerja perusahaan startup lebih banyak dibandingkan dengan perusahaan besar. Ketidaktetapan jam kerja tersebut bisa membuat kehidupan karyawannya menjadi tak seimbang, dan kerap kali harus lembur di hari-hari tertentu.

  • Potensi pengembangan diri
    Karyawan akan memperoleh training, sertifikasi, dan hal lainnya secara berkala ketika bekerja di perusahaan besar.
    Karyawan akan memperoleh training, sertifikasi, dan hal lainnya secara berkala ketika bekerja di perusahaan besar.

    Perusahaan besar menyediakan jadwal training secara berkala guna meningkatkan daya saing serta kompetensi sumber daya manusia di perusahaannya. Karyawan di perusahaan besar akan memperoleh pelatihan, serta sertifikasi yang difasilitasi langsung oleh perusahaan besar.
    Perusahaan startup juga menyediakan pelatihan bagi karyawannya, meskipun frekuensinya tak sesering pelatihan yang ada di perusahaan besar. Karyawan di perusahaan startup cenderung mengasah potensi dirinya dengan menyelesaikan tugas keseharian secara mandiri.

  • Gaji dan Tunjangan
    Perusahaan startup sebagian besar belum menyediakan tunjangan bagi karyawannya.
    Perusahaan startup sebagian besar belum menyediakan tunjangan bagi karyawannya.

    Berbicara mengenai gaji dan tunjangan, perusahaan besar tentunya telah menyiapkan gaji yang memadai berikut dengan tunjangannya bagi sang karyawan. Potensi bagi karyawan untuk memperoleh gaji lebih tinggi berdasarkan hasil ataupun target yang dicapainya juga terbuka lebar.
    Perusahaan startup sebagian besar masih belum menyediakan tunjangan bagi para karyawannya. Gaji di perusahaan startup juga terkadang bersifat fluktuatif.

  • Relasi
    Keakraban akan jauh lebih mudah terjalin di perusahaan startup.
    Keakraban akan jauh lebih mudah terjalin di perusahaan startup.

    Di perusahaan besar terdapat banyak karyawan dengan beragam keahlian. Alhasil, kesempatan untuk mendapatkan ilmu dan berbagi ilmu juga jadi lebih besar. Di perusahaan startup, bisa jadi kita hanya menemui segelintir karyawan. Namun, kesempatan untuk menjalin keakraban satu sama lain sangat terbuka lebar mengingat jumlah karyawan yang minim.

  • Potensi masa depan
    Kesempatan bagi sang karyawan untuk merealisasikan ide segar mereka di perusahaan startup lebih besar.
    Kesempatan bagi sang karyawan untuk merealisasikan ide segar mereka di perusahaan startup lebih besar.

    Karyawan yang bekerja di perusahaan besar bisa jadi tak perlu khawatir dengan prospek kariernya di masa depan. Namun, hal sebaliknya terjadi pada perusahaan startup. Perusahaan startup masih harus berjuang dengan segenap upaya agar dapat bersaing di pasar dengan baik.
    Salah satu hal lain yang membedakan diantara keduanya yakni kesempatan sang karyawan untuk mewujudkan ide serta rencananya menjadi lebih besar pada perusahaan startup. Hal tersebut dikarenakan perusahaan startup merupakan perusahaan yang baru saja dirintis sehingga membutuhkan batu loncatan berupa ide baru, inovasi, dan beragam hal lainnya. Meski dapat merealisasikan ide yang dimiliki, tetap saja karyawan harus mempertimbangkannya dengan matang sebelum ide tersebut dieksekusi karena bisa berakibat fatal pada perusahaan startup.

Bekerja di perusahaan besar memang menawarkan berbagai macam keunggulan yang cukup menggiurkan seperti gaji dan tunjangan yang memadai, pelatihan secara berkala dan lain sebagainya. Namun, perusahaan startup juga menyuguhkan hal yang tak kalah menarik. Beragam pengalaman dan skill dapat dipetik secara mandiri oleh karyawan. Perusahaan besar yang kini merajai dunia juga bermula dari perusahaan startup seperti layaknya Google.

Bagi kalian yang hendak menjelajahi suasana dan pengalaman baru, serta ingin membantu perusahaan yang baru dirintis dengan ide segar kalian, tak ada salahnya memilih perusahaan startup sebagai tempat kerja kalian. Namun, bagi kalian yang ingin menapaki dunia karier dengan mantap dan potensi yang bersifat “serba pasti”, perusahaan besar yang sudah mapan bisa jadi pilihan.

Nah, usai mengetahui sejumlah perbedaan diantara keduanya, kini giliranmu untuk memutuskan mana yang paling cocok denganmu, bekerja di perusahaan besar atau di perusahaan startup? Semoga pertimbangan di atas bisa membantumu dalam memutuskan guys!

 

Penulis : Elisabeth

Sumber : techinasia.com, hipwee.com

Editor : Editorial Kompas Corner UMN

Sumber foto : pexels, piranhaphotography, instructables, morningsidebarc, iso.500px, ellekaplan, ashoka