Kegiatan Social Movement Kompas Muda Semarang Arsip Kompas Muda Semarang

Hut Kompas Muda

Semarak dengan Berbagi di Sejumlah Kota Oleh: Rofida Adini— Volunter Kompas MuDA Semarang

0
1240

HAPPY birthday Kompas MuDA! Enggak kerasa ya udah masuk tahun kedelapan. Sudah bukan balita lagi nih! Selayaknya manusia berumur delapan tahun, Kompas MuDA sedang tumbuh jadi seorang anak yang di kepalanya penuh harapan, cita-cita, dan mimpi besar. Mimpi besar macam apa yang lahir dari MuDAers di umur Kompas MuDA ke-8 ini?

Untuk memperingati ultah ke-8 Kompas MuDA, kali ini MuDAers Semarang membagi- bagikan 88 liter susu gratis. Ide bagi-bagi 88 liter susu berupa susu kemasan ini datang dari salah satu MuDAers Semarang. Lewat acara ini, mereka ingin mengajak orang-orang lebih peduli dengan kesehatan. Angka 8 dipilih karena terkait peringatan ke-8 Kompas MuDA. Kegiatan ini sekaligus untuk menggalakkan kepedulian terhadap kesehatan.

Hal ini dirasa perlu karena banyak muda-mudi yang terkesan cuek dengan kebugaran jasmani dan rohaninya. Banyak yang kurang menjaga pola makan dan tidak berolahraga. Tahu sendiri, kan, akibatnya kalau kita enggak hidup sehat? Hidup pasti tidak berkualitas.

So, jaga kesehatan kalian ya MuDAers dan sekali lagi, happy birthday Kompas MuDA!

Rofida Adini — Volunter Kompas MuDA Semarang
Bangga banget bisa jadi bagian dari Kompas MuDA yang ada di sembilan kota di Indonesia. Di ulang tahun ke-8 ini, ada banyak kegiatan. Teman-teman Kompas MuDA Batch 5 dari Yogyakarta membuat kampanye hemat energi. Kenapa? Kami berharap tidak hanya terfokus pada satu kelompok masyarakat saja. Kami ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia yang menontonnya ikut berpartisipasi menjaga dan mencintai bumi kita dengan hemat energi.

Gimana sih kampanyenya? Simple banget! Kami membuat video dari hasil foto yang kami buat. Kami menggabung-gabungkan banyak foto sehingga menghasilkan video yang unik.

Kami memilih kampanye dengan video karena zaman sekarang teman-teman MuDA lebih suka lihat media sosial. Proses penyebarannya pun lebih mudah dan praktis, serta bisa diakses banyak lapisan masyarakat.

Setelah membuat video, hari kedua kami syukuran kecil-kecilan untuk perayaan HUT Kompas MuDA. Makan sederhana bareng teman-teman dan tiup lilin juga. Dengan ulang tahun ke-8 ini, kita sebagai anak muda berharap bahwa rubrik Kompas MuDA dapat selalu menyajikan berita-berita yang kreatif dan inovatif sehingga dapat menjadi sarana mencerdaskan bangsa juga.

Imakulata Putri Rosari Kusuma Prabandari — Kompas MuDA Batch 5

Di Denpasar, bertajuk ”The Double B Event”, volunter MuDA di Bali mengadakan dua acara berbeda dalam tema besar gerakan sosial, yaitu Beach Cleaning yang diadakan Kamis (22/1) dan bakti sosial ke panti asuhan Tat Wam Asi yang diadakan Jumat (23/1).

Sebagai pulau yang terkenal dengan keindahan pantainya, kami tergerak bersih-bersih pantai karena pantai di Bali yang kini sudah tidak lagi bersih. Menggunungnya sampah menjadi pelengkap beberapa pantai di kawasan padat wisatawan. Kekhawatiran kami akan menurunnya jumlah wisatawan yang berkunjung akibat sampah di pantai akhirnya menggerakkan kami menuju Pantai Karang di kawasan Sanur. Acara yang mulai dilakukan pukul 17.00- 18.00 ini dibantu beberapa warga sekitar dan kami berhasil mengumpulkan dan memilah sampah di sekitar pantai tersebut. Warga juga berharap agar kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan berkala sehingga pengunjung dari dalam dan luar negeri betah berada di Pantai Karang tersebut.

Hari berikutnya kami mengadakan kegiatan bakti sosial ke panti asuhan Tat Wam Asi di daerah Renon. Dibuka sambutan dari ketua yayasan, Ida Bagus Mantra, acara dilanjutkan penyerahan sumbangan berupa buku bacaan dan pakaian layak pakai, potong tumpeng lalu bermain bersama, seperti tiup balon dan jalan di atas koran.

Dari ulang tahun ke-8 ini, kami belajar bahwa berbagi itu indah dan kebahagiaan yang didapatkan setelahnya ternyata jauh lebih indah. Semoga di usianya yang semakin matang, Kompas MuDA hadir untuk terus berbagi informasi dan menebar kebahagiaan bagi remaja Indonesia.

Putrika Santi Aji — Volunter Kompas MuDA Batch 5

Dalam penyelenggaraan ulang tahun kali ini, Kompas MuDA Medan mengangkat tema ”Muda 8erbagi, Muda 8ahagia” yang bisa diartikan dengan Kompas MuDA Berbagi dalam rangka HUT Ke-8 Kompas MuDA.

Konsep acara berupa pengumpulan donasi berupa buku dilakukan bekerja sama dengan beberapa SMA yang ada di Medan.

Pengumpulan buku dimulai pada 1 Desember sampai dengan 25 Januari 2015. Menurut rencana, buku yang terkumpul akan disumbangkan ke Sekolah Cakrawala, yang merupakan sekolah anak jalanan dan kurang mampu

Volunter Kompas MuDA Medan

Kompas MuDA Makasssar salah satunya. MuDAers asal ”Kota Anging Mammiri” ini memilih merayakan kelahiran rubrik anak muda yang terbit tiap hari Jumat ini bersama anak yatim di panti asuhan Rahmah Azizah. Muda Berbagi di Makassar dilaksanakan dalam dua rangkaian waktu. Tahap pertama dilaksanakan Senin, 23 Desember 2014. Pratahap pertama, pengumpulan dana dilakukan MuDAers Makassar dengan menjajakan jasa fotografi Polaroid di sekitar Pantai Losari. Pantai ini merupakan destinasi utama wisata pantai masyarakat Kota Makassar.

Dari tahap pertama, paket alat tulis dan sekolah diberikan kepada 30 anak yatim yang berada di bawah naungan panti asuhan yang beralamat di Kabupaten Gowa.

Pengelola panti asuhan, Ramli, berbahagia. Panti asuhan yang telah dikelolanya memperoleh bantuan tempat tidur dari komunitas yang menamakan diri Daeng Koda Makassar.

”Kami bersyukur, pada saat seperti ini masih ada yang peduli kepada anak-anak yatim. Mereka masih dicintai. Anak Kompas MuDA Makassar rela mengorbankan waktu mereka serta materi demi kebahagiaan anak-anak kami,” kata Ramli di sela-sela acara Muda Berbagi.

Selama tiga hari berturut-turut, Nisa, salah satu volunter Kompas MuDA Makassar, bersama belasan MuDAers yang lain menggelar garage sale untuk pengumpulan dana Muda Berbagi tahap II. Meski setiap sore usai jam sekolah mereka berjualan di salah satu pusat penjualan pakaian bekas di bilangan Jalan Hertasning, Makassar. Dia mengaku sangat senang bisa membantu sesama.

Nisa bersama kawan-kawannya bisa berbagi bersama anak-anak panti asuhan Rahmah Azizah. Selama dua tahun berturut-turut, event berbagi telah membuatnya merasa berarti. Anak muda yang terkesan mementingkan diri sendiri sudah terhapus dalam persepsinya.

”Selama ini, kan, kebiasaannya cuma ke sekolah, pulang ke rumah, kerjain PR terus ke sekolah lagi. Kalau ada acara lain, ya paling cuma ngumpul sama teman atau hangout biasa. Tapi dengan event berbagi, kami jadi berbuat sesuatu untuk mereka yang kondisinya tidak beruntung,” kata Nisa, volunter Kompas MuDA.

Setiap tahun, Kompas MuDA menjadikan kegiatan berbagi sebagai tema utama perayaan ulang tahunnya. Tahun sebelumnya, Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Antang menjadi target berbagi.

Andi Ilmi Utami Irwan— Volunter Kompas MuDA Makassar

Minggu (18/1), suasana di ruangan sederhana berhiaskan balon menjadi saksi serunya perayaan ulang tahun Kompas MuDA Palembang. MuDAers tertawa dan saling berbagi cerita mengenai perjalanan mereka selama setahun belakangan. Berbagai komunitas juga turut hadir dalam acara ulang tahun kali ini sehingga membuat suasana terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Mengusung tema ”Muda Berbagi” dalam acara ulang tahun kali ini, tim Kompas MuDA Palembang mengajak beberapa kalangan dari komunitas muda mana saja di Kota Palembang bekerja sama. ”Konsep acaranya sederhana saja, untuk project kali ini kami berencana akan memberikan buku-buku kepada anak-anak yang mungkin belum pernah tersentuh oleh dunia pendidikan,” kata Ayu Vinesya, Ketua Kompas MuDA Palembang.

Tahun 2014, Kompas MuDA Palembang telah menggalang dana untuk korban Sinabung dan bakti sosial ke yayasan kanker.

Dalam konsep gerakan sosial inilah, Kompas MuDA memberikan sentuhan baru di dunia anak muda di sembilan kota besar yang ada di Indonesia. Setiap kota pun akan menghadirkan subkonsep yang berbeda pula.

Kompas MuDA Palembang merayakan terlebih dahulu ulang tahun Kompas MuDA yang ke-8, baru kemudian akan melaksanakan gerakan sosialnya. Akan diajak komunitas Palembang Social Project, Hilo Green Community, Palembang Berkebun, Earth Hour Palembang, ALSA. Tak lupa pula OSIS SMA Negeri 3 Palembang dan OSIS SMA Negeri 1 Palembang pun hadir memeriahkan acara Muda 8th Anniversary tersebut.

”Harapan kami, semoga Kompas MuDA semakin maju dan semakin oke pada tahun 2015,” tulis salah satu peserta di kertas harapan Muda 8th Anniversary.

 Volunter Kompas MuDA Palembang