Mahasiswa KKN UM Serahkan Paket Sembako kepada Warga Trenggalek

0
300

Kebutuhan pangan merupakan kebutuhan pokok setiap orang tanpa terkecuali. Bahkan meskipun tidak ada pemasukan, setiap orang pasti tetap melakukan pengeluaran guna memenuhi kebutuhan pangan.

Sayangnya, situasi pandemi seperti saat ini membuat banyak orang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan pangan. Selain itu, adanya pembatasan aktivitas terutama pada aktivitas perekonomian turut menyebabkan terjadinya hal tersebut. Banyak masyarakat yang mengalami penurunan pendapatan bahkan kehilangan pekerjaan.

Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat Desa Jajar Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur dalam situasi pandemi ini, peserta KKN Pulang Kampung Edisi Covid-19 Universitas Negeri Malang berinisiatif untuk melaksanakan pembagian paket sembako gratis kepada warga yang membutuhkan.

Paket sembako dibagikan kepada 42 warga Desa Jajar dengan klasifikasi pembagian per RT (Rukun Tetangga) diambil dua warga yang membutuhkan bantuan paket sembako. Paket sembako yang dibagikan berisikan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, teh, mie, dan telur. Pembagian sembako tersebut dilaksanakan di Balai Desa Jajar pada hari Kamis (25/6/2020).

Pembagian sembako dilaksanakan dengan tetap menaati protokol kesehatan, seperti jaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan sebelum masuk balai desa. Selain itu, untuk menghindari kerumunan pada saat pembagian sembako, acara tidak dimulai dengan pembukaan maupun sambutan. Setiap warga yang datang langsung dilayani dan dapat langsung membawa pulang paket sembako. Penyerahan paket bantuan tersebut dilakukan oleh perwakilan mahasiswa KKN yang hadir.

Pembagian sembako itu merupakan salah satu program kerja dari 21 mahasiswa peserta KKN Pulang Kampung Edisi Covid-19 Universitas Negeri Malang yang berada di Desa Jajar, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek. Para mahasiswa berharap lewat program tersebut bisa membantu terpenuhinya kebutuhan pangan warga desa pada situasi pandemi saat ini.

Leni Sofiana Sari, Diana Kusuma Ningrum, Atika Rohmatul Fitri, mahasiswa Universitas Negeri Malang, Jawa Timur