Perjalanan Yohana Susana Yembise ke Kabupaten Kepulauan Tanimbar

0
313

Mama Yo merupakan panggilan yang melekat bagi seorang Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Prof. DR.Yohana Susana Yembise, Dip.Apling, MA. Perjalanan menteri ke Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku pada tanggal 27-30 Agustus 2019 lalu dalam rangka pencanangan dan komitmen Kabupaten Kepulauan Tanimbar sebagai Kabupaten Layak Anak.

Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) merupakan salah satu program unggulan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA). Tujuannya untuk memenuhi hak dan melindungi anak, dan secara khusus untuk membangun inisiatif pemerintah kabupaten/kota yang mengarah pada upaya transformasi Konvensi Hak-Hak Anak dari kerangka hukum ke dalam strategi, dan intervensi pembangunan, dalam bentuk kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan. Dengan tujuan nantinya pada tahun 2030 dapat mewujudkan Indonesia Layak Anak (IDOLA) yang sejalan dengan program PBB yaitu Sustainable Development Goals (SDGs).

Pada kunjungan kerjanya kali ini, Mama Yo mengunjungi SMPN 1 Tanimbar Selatan untuk menyematkan Sekolah Ramah Anak dengan menandatangani Prasasti untuk 5 sekolah yakni Paud Anggrek, SD Don Bosco II dan III, SMPN 1 Tanimbar Selatan dan SD Impres. Pada kesempatan tersebut anak-anak TK-SD-SMP di kepulauan Tanimbar turut menampilkan hiburan berupa tarian Tradisional dihadapan Menteri PPPA dan tamu undangan. Selain itu juga Mama Yo juga melakukan kunjungan ke Puskesmas Saumlaki, Pusat oleh-oleh kerajinan Tanimbar dan bertemu para tokoh agama.

Puncak Acara ditandai dengan pencanangan dan komitmen Kabupaten Layak Anak Pada 28 Agustus 2019 di Lapangan Mandriak, Saumlaki oleh Mama Yo yang dihadiri oleh ribuan anak-anak Kepualauan Tanimbar. Pencanangan ini merupakan tahap awal bagi Kepulauan Tanimbar untuk menuju kabupaten layak anak. Ada 24 indikator yang harus dipenuhi untuk dapat menyandang status kabupaten layak anak.

Pencanangan dilakukan secara simbolis dengan penyerahan Kartu Identitas Anak (KIA) dan penandatanganan prasasti. Pada kesempatan ini Mama Yo berharap kabupaten kepulauan Tanimbar dapat dilaunching sebagai Kabupaten Layak Anak dan meminta bantuan Pemerintah Kabupaten untuk membawa Kepulauan Tanimbar menuju kabupaten layak anak. Selain itu, Mama Yo juga mengajak peran serta tokoh-tokoh adat dan masyarakat untuk terlibat dan mendukung program ini.