Pelajar Optimis Untuk Memilih di Pemilu 2019

0
130

17 April 2019, Indonesia akan menyelenggarakan pemilu. Pesta rakyat itu diselenggarakan setiap lima tahun sekali. Tak hayal, setiap penyelenggaraan itu pasti ada kelompok pemula dalam mencoblos. Dengan stigma masyarakat jika pemilih pemula minim pengetahuan tentang politik, kami mewawancarai pelajar di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 9 Kabupaten Tangerang untuk menepis stigma itu.

Sebenarnya, saat di sekolah, pelajar sudah belajar tentang pemilihan pemimpin. Contoh, pemilihan ketua OSIS dan wakil OSIS. Lewat momen itu, pelajar bisa belajar cara memilih dengan mencari tahu siapa kandidat yang lebih baik. Sama seperti pemilu, pelajar harus mengerti dan mencari tahu tentang calon pemimpin yang akan memimpin bangsa ini. Lalu, apa saja yang sudah dilakukan oleh pelajar untuk pemilu tahun ini ?

“Aku berfikir kritis, sih. Maksudnya biar kita enggak salah pilih, biar kita tahu mana nih calon presiden sama calon wakil presiden yang benar-benar bisa bertanggung jawab dan adil sama warga negaranya biar negara Indonesia itu enggak gini-gini aja. Kapan majunya kalau kita enggak bisa memilih pemimpin yang baik. Yang terpenting ketika nyoblos nanti harus jurdil (jujur dan adil)” jawab Vira Andini (17), Siswi SMKN 9 Kabupaten Tangerang saat ditanya tentang bagaimana ia menilai capres & wapres.

Di waktu yang sama, kami bertanya kepada pelajar lain tentang apakah debat capres & wapres apakah berpengaruh kepada cara dia memilih capres-cawapres ?. “Untuk saya sendiri memengaruhi, sebab daya pikir capres & cawapres bisa saya nilai lewat debat capres dan cawapres” jawab Muhammad Nurkholis (17)

Lalu, darimana pelajar mencari tahu tentang capres dan cawapres untuk lebih yakin dalam memilih ? Pelajar lebih banyak mencari tahu lewat televisi dibandingkan media lainnya. Mengapa demikian ?

“Karena memang media tv lebih gampang dan ditelevisi itu beritanya lebih nyata, maksudnya lebih terpercaya,” jawab Lugi dan Kholis

Pemilih pemula tidaklah sedikit, maka dari pengetahuan dan wawasan akan politik sangat penting. Mencari tahu informasi tentang capres dan cawapres melalui berbagai media, dan harus cerdik memilih berita asli atau palsu.

Muda memilih, Indonesia lebih baik. Bagaimana dengan Mudaers, apakah kalian tahun ini sudah bisa memilih di pemilu 2019 ?

Reporter :

  • Muhammad Ari Kusumah, siswa SMK Negeri 9 Kabupaten Tangerang (Banten) dan magangers Kompas Muda Harian Kompas Batch IX                
  • Rizky Eka Mahendra, siswa SMK Negeri 9 Kabupaten Tangerang (Banten)