Didukung oleh:

Generasi milenials akan menentukan wajah Indonesia ketika bangsa ini berusia 100 tahun pada 2045. Pada saat itu, generasi ini akan menjadi pengambil kebijakan. Bagaimana generasi milenials membayangkan wajah Indonesia pada saat itu?

#100TahunIndonesia dan Industri Kreatif

Sejak awal 2000-an, dunia dilanda gelombang K-Pop. Tiba-tiba jutaan orang di banyak negara keranjingan film, musik, kosmetik, sampai makanan. Kalau dipikir-pikir, di Indonesia banyak anak muda kreatif yang bisa membuat produk-produk yang bagus. Ketika Indonesia berusia 100 tahun, apakah kita akan mampu menyebarkan produk budaya ke seluruh dunia seperti Korea?

#100TahunIndonesia dan Korupsi

Korupsi seperti kanker yang menggerogoti negeri ini dari rezim ke rezim. Ketika Indonesia memasuki usia 100 tahun pada 2045, apakah praktek korupsi akan mereda atau menggila? Jika kalian jadi pemimpin pada 2045, bagaimana kalian mengatasi korupsi? Punya solusi?

#100TahunIndonesia dan Birokrasi

Setiap mendengar kata birokrasi yang terlintas di pikiran kita adalah pelayanan yang lambat, ribet, dan bikin sebel. Apakah kesan itu akan bertahan ketika republik ini berusia 100 pada 2045? Seandainya kalian nanti jadi pemimpin, solusi apa yang kalian punya agar birokrasi tidak ribet?

#100TahunIndonesia dan Eksistensi Pasar

Di zaman teknologi informasi yang canggih, belanja lewat situs di internet sudah kian mudah. Apakah belanja secara online akan merajalela dan menghapus pasar di dunia nyata ketika republik berusia 100 tahun? Lantas, bagaimana nasib mal dan pasar tradisional yang telanjur dibangun di mana-mana, termasuk para karyawannya? Kalian punya solusi?

DEWAN JURI KOMPETISI VLOG

Mouly Surya

Mouly Surya
Sutradara

arbain rambey

Arbain Rambey
Pewarta Foto Kompas

foto kaesang

Kaesang Pangarep
Vlogger

Sarie Febriani

Sarie Febriane
Wartawan Kompas

eddy hasby copy

Eddy Hasby
Wartawan Kompas

PEMENANG KOMPETISI VLOG

Pemenang I

#100TahunIndonesia KORUPTOR HYPEBEAST
Yudhistira Udd Sondakh

Pemenang II

#100TahunIndonesia - Sama Pasar, Sama Besar
Zakki Marhan

Pemenang III

#100TahunIndonesia Milenials dan Harta Karun Indonesia
Ibnu Anwardani

Pemenang Favorit

#100TahunIndonesia INDONESIA KREATIF!
Five Production

DEWAN JURI KOMPETISI ESAI

Aan Mansyur

Aan Mansyur
Penulis

mas budiman

Budiman Tanuredjo
Pemimpin Redaksi Kompas

savic

Savic Ali
Direktur NU Online

Indira Permanasari

Indira Permanasari
Wartawan Kompas

andreas maryoto

Andreas Maryoto
Wartawan Kompas

PEMENANG KOMPETISI ESAI

Pemenang I

Kompas/Hendra A Setyawan

"SEANDAINYA SAYA ORANG INDONESIA"
Michelle Secoa

Pemenang II

Kompas/Yuniadhi Agung

Indonesia Melawan Korupsi dengan Sastra
Wawan Kurniawan

Pemenang III

Kompas/Hendra A Setyawan

E-Commerce Meluas, Pasar Nyata Mulai Pasang Strategi Baru
Tyas Hayuwati

Pemenang Favorit

Kompas/Yuniadhi Agung

Indonesia Melawan Korupsi dengan Sastra
Wawan Kurniawan

  1. Apa itu kompetisi Vlog dan Esai #100TahunIndonesia?

Kompetisi ini diselenggarakan oleh Harian Kompas yang mengajak genersi muda untuk menyampaikan gagasannya mengenai kondisi Indonesia pada usia 100 tahun saat 2045 nanti. Gagasan tersebut bisa disampaikan dalam bentuk vlog (vide blog) dan esai

 

  1. Apa tema kompetisi vlog dan esai ini?

Tema besar dalam kompetisi ini adalah 100 Tahun Indonesia dengan subtema

  • 100 Tahun Indonesia dan Korupsi
  • 100 Tahun Indonesia dan Birokrasi
  • 100 Tahun Indonesia dan Industri Kreatif
  • 100 Tahun Indonesia dan Eksistensi Pasar

 

  1. Apakah peserta harus membuat karya dengan seluruh sub tema tersebut?

Tidak. Peserta dapat memilih satu dari seluruh subtema yang ada

 

  1. Apakah peserta harus mengirimkan karya untuk masing-masing kompetisi?

Tidak, tetapi peserta dapat

  • Mengirimkan 1 karya pada masing-masing kategori. Jadi maksimal hanya 1 karya vlog dan 1 karya esai
  • Atau mengirimkan hanya 1 karya vlog
  • Atau mengirimkan hanya 1 karya esai

 

  1. Apakah kepesertaan bersifat individu atau berkelompok?

Pada kompetisi esai, kepesertaan bersifat individu. Tetapi dalam kompetisi vlog, peserta bisa invididu atau berkelompok

 

  1. Apakah peserta bisa mengirimkan karya yang sudah pernah ada sebelumnya?

Karya diikutsertakan dalam kompetisi adalah orisinil, terbaru, dan belum pernah diikutsertakan dalam kompetisi lainnya. Karya juga bukan plagiasi atau melanggar hak cipta dari karya orang lain.

 

  1. Apa saja hadiah yang ditawarkan?

Hadiah adalah total uang tunai Rp 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) dengan rinciah hadiah untuk masing-masing kategori

Juara 1 ---- Rp 10.000.000,-

Juara 2 --- Rp 7.000.000,-

Juara 3 --- Rp 5.000.000,-

Juara Favorit --- Rp 3.000.000,-

 

  1. Apa yang dimaksud dengan juara favorit?

Berbeda dengan juara 1, 2, dan 3 yang ditentukan oleh para dewan juri, khusus juara favorit ditentukan oleh pembaca dan netizen. Pada tanggal 22 September 2017, Harian Kompas akan mengumumkan paraf inalis pada setiap kategori. Pada rentang 22 – 28 September 2017, netizen dapat memilih karya favoritnya untuk menjadi juara favorit.

 

  1. Apa saja persyaratan mengikuti kompetisi ini?

Bisa di cek di website komp.as/100tahunindonesia

 

  1. Apa saja kriteria penilaian untuk kompetisi vlog?
    1. Kesesuaian tema
    2. Konsep dan kreativitas dalam bercerita menggunakan audio visual dalam video
    3. Penentuan alur cerita video dilakukan dengan jelas dan berbobot
    4. Penyampaian pesan yang dapat dicerna
    5. Jumlah like, dan comment pada vlog yang di unggah dan diikutsertakan dalam kompetisi

 

  1. Apa saja kriteria penilaian kompetisi esai?
    1. Kesesuaian tulisan dengan tema
    2. Kekuatan argumentasi dan data
    3. Memberikan solusi
    4. Teknik penulisan dan bahasa Indonesia yang baik

 

  1. Apakah peserta dipungut biaya untuk mengikuti kompetisi ini?

Kompetisi ini gratis, tidak dipungut biaya

 

 

  1. Siapa saja yang bisa mengikuti kompetisi ini?

Anak muda warga negara Indonesia dengan rentang usia 19 - 25 tahun

 

  1. Saya sudah lulus sekolah ataupun kuliah tetapi tidak bekerja, apakah bisa mengikuti kompetisi ini?

Bisa, selama masih dalam batas usia 19 – 25 tahun dan berstatus warga negara Indonesia.

 

  1. Siapa menjadi dewan juri kompetisi ini?

 

Juri Kompetisi Vlog

Mouly Surya (Sutradara), Kaesang Pangarep (Vlogger), Arbain Rambey (pewarta foto Kompas), Eddy Hasby (Wartawan Kompas), Sari Febriane (Wartawan Kompas)

 

Juri Kompetisi Esai

Savic Ali (Direktur NU Online), Aan Masyur (penulis), Budiman Tanuredjo (Pemimpin Redaksi Kompas), Andreas Maryoto (Wartawan Kompas), dan dan Indira Permanasari (Wartawan Kompas)

 

  1. Kapan kompetisi ini diselenggarakan?

Peserta dapat mengirimkan karya pada periode 10 Agusutus – 30 September 2017

 

  1. Kapan pemenang kompetisi diumumkan?

Sebelumnya Harian Kompas akan mengumumkan finalis terlebih dahulu pada 17 Oktober 2017, sedangkan pemenang diumumkan pada 24 September 2017

 

  1. Bagaimana caranya mengikuti kompetisi ini?

Peserta mengisi formulir secara online dan mengirimkan karya pada website komp.as/100TahunIndonesia

 

  1. Saya ingin mengikuti kompetisi vlog, apakah cukup upload karya di youtube saja?

Pendaftaran hanya berlaku dengan mengisi formulir di website kompetisi #100TahunIndonesia. Dalam formulis tersebut, peserta dapat memasukan URL video yang sudah diupload terlebih dahulu di kanal youtube.

Apabila hanya mengupload video di youtbe tanpa mengisi formulir maka dianggap tidak sah. Lihat ketentuan kompetisi di komp.as/100tahunindonesia

  1. Saya ingin mengikuti kompetisi esai, apakah sama seperti kompetisi vlog dengan mencantumkan link tulisan saya?

Tidak. Pada kompetisi esai, peserta dapat langsung mengisi formulir dan menuliskan karyanya di website kompetisi ---- komp.as/100tahunindonesia