“Do and Don’ts” pada Penulisan “CV” dan Teknik Interview

0
74
Recruitment Business Partner Manager Asia Pulp & Paper Sinar Mas, Pandu Sunu, memberi pelatihan Do’s and Don’t’s dalam pembuatan cv dan teknik interview kepada mahasiswa Universitas Pelita Harapan Tangerang

Sebagai mahasiswa tingkat akhir dan ingin bekerja di perusahaan impian, tahapan awal yang harus kita lakukan adalah menyiapkan curriculum vitae (cv) yang baik agar dilirik oleh perusahaan. Tidak hanya cv, penting juga memahami apa yang harus dipersiapkan ketika akan menjalani interview dengan perusahaan tersebut.

Guna membahas hal ini, Universitas Pelita Harapan Tangerang melalui Career Expo Workshop menghadirkan Recruitment Business Partner Manager Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, Pandu Sunu yang membahas Do’s and Don’t’s dalam pembuatan cv dan teknik interview di MYC MPR UPH Kampus Lippo Village pada 13 Februari 2019 lalu.

Pandu menyatakan penulisan cv dan teknik interview merupakan dua hal yang berbeda dan masing-masing membutuhkan perhatian khusus dan latihan. Menurutnya, cv writing artinya bagaimana strategi cara membuat cv yang baik dan konstruktif. Sedangkan, teknik interview mempelajari bagaimana bersikap ketika di interview oleh bagian sumber daya manusia.

Berbahasa formal

“Ketika membuat cv tentu ada Do’s yang secara basic harus dilakukan, antara lain bagaimana kita menulis biodata selengkap-lengkapnya, foto yang formal dan profesional, menulis latar belakang pendidikan, lalu jika ada dapat ditambahkan juga mengenai pengalaman bekerja secara professional, sertifikat, dan kegiatan volunteer.

Sedangkan Don’ts nya adalah jangan menampilkan diri kita yang terlihat tidak profesional. Misalnya seperti menggunakan foto selfie atau menggunakan bahasa yang informal,” jelas Pandu.

Kemudian dari sisi teknik interview, Pandu menjelaskan ada tiga macam fokus pertanyaan yang biasanya sering ditanyakan oleh HRD (Human Resources Department) atau perekrut. Pertama, HRD akan menanyakan seputar karakter. Pertanyaan yang akan diajukan kurang lebih yang akan menunjukkan bagaimana pelamar menghadapi konflik dan terkait time management.

Lalu kedua logics. Logics adalah bagaimana HRD melihat cara berpikir dari pelamar. Hal ini bisa terlihat dari cara pelamar menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan apakah tersturuktur atau tidak. Dan yang ketiga, chemistry – yaitu melihat apakah antara pelamar memiliki kecocokan, goals, dan visi yang sama dengan perusahaan tersebut.

“Sama seperti penulisan cv, tentu dalam interview ada hal yang tidak boleh dilakukan (don’ts). Hal yang perlu diperhatikan adalah gesture tubuh, jangan menampilkan sikap tubuh yang tidak professional seperti pandangan mata yang tidak fokus atau sikap duduk yang tidak tegak atau tidak sopan. Kemudian jangan membicarakan hal-hal yang terlalu personal, tapi lebih baik membicarakan kualitas atau potensi diri,” papar Pandu.

Nursari Dewi Lugito, Director of Alumni and Corporate Relations UPH menyerahkan plaket sebagai bentuk kerja sama antara UPH dan APP Sinar Mas.

Selebihnya Pandu berharap melalui workshop ini mahasiswa dapat memiliki pemahaman yang benar dalam membuat cv, bagaimana cara mengetahui dan mempromosikan kualitas atau keunggulan diri pada cv juga saat interview.

Workshop ini diikuti lebih dari 100 mahasiswa tingkat akhir. Turut hadir Hana Herawati, Wakil Presiden Bidang Keuangan dan Administrasi UPH, dan Nursari Dewi Lugito, Director of Career Center, Alumni & Corporate Relations UPH.

Indri Puji Lestari, mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Pelita Harapan Tangerang, Banten