Penyuluhan Pencegahan Pelecehan Seksual Pada Anak Usia Dini

0
288

Mahasiswa Public Relations Program Studi Ilmu Kominukasi Universitas Mercu Buana Jakarta yang kuliah di Menteng dan tergabung di kelas Kuliah Peduli Negeri Semester 7 mengadakan penyuluhan mengenai Pelecehan Seksual Terhadap Anak yang ditujukan untuk masyarakat khususnya di daerah Cilincing Jakarta Utara.

Kegiatan yang mengusung tema “Pencegahan Pelecehan Seksual Pada Anak Usia Dini” diadakan pertengahan Desember 2018 lalu di SD Negeri Kalibaru 01 Pagi dilakukan lewat cara memberi pengetahuan dan pendidikan mulai dari hal paling dasar mengenai pelecehan seksual yang sering terjadi tanpa disadari. Sebanyak delapan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana menjadi penyelenggara acara dibantu oleh dosen Kuliah Peduli Negeri. Selain itu terdapat sesi konseling privat bagi orang tua murid yang ingin bertanya atau mengetahui lebih lanjut mengenai pelecehan seksual terhadap anak.

Sekitar 50 orang hadir dalam acara penyuluhan, terdiri dari 25 orang tua murid dan 25 siswa dan siswi kelas 1 SD Negeri Kalibaru 01 Pagi terlibat dalam kegiatan tersebut. Penyelenggaraan acara itu merupakan salah satu bentuk kepedulian mahasiswa PR Universitas Mercu Buana Jakarta dengan lingkungan sekitar khususnya pelajar SD. Kegiatan tersebut juga sebagai bentuk praktek nyata dari teori yang telah didapatkan dalam rangkaian mata kuliah program relasi publik Universitas Mercu Buana Jakarta.

Dari sisi mahasiswa, kegiatan yang membuat mahasiswa terjun langsung menangani program mulai dari perencanaan, pengorganisasian, dan strategi komunikasi sebagaimana layaknya kegiatan seorang petugas “public relations” memberi pengalaman baru.

Hal lain, kegiatan itu mendorong mahasiswa untuk mengimplementasikan teori yang dipelajari di kelas secara nyata dan relevan di kehidupan nyata bermasyarakat.

Untuk mendukung Kegiatan itu Program Studi Ilmu Komunikasi PR Universitas Mercu Buana mengirim dua dosen Kuliah Peduli Negeri, Suraya dan Muhammad Radityo untuk memberi materi.

Yunita Tri Utami