Excoffert 2018, Bukan Sebatas Minum Kopi

0
96
Pemenang Latte Art Championship 2016 dan 2017 Ovie Kurniawan mendemonstrasikan cara membuat latte art saat talk show 'How to Make an Interesting Latte Art' di acara Excoffert 2018, Sabtu (17/11). Foto: Kompas Corner / Julando Omar

Di tengah meningkatnya kegemaran masyarakat Indonesia untuk mengonsumsi kopi, Excoffert 2018 hadir untuk melengkapi wawasan tentang kopi bagi mereka yang tertarik untuk mendalami minuman dengan aroma khas tersebut.

Excoffert 2018 merupakan acara coffee exhibition yang diadakan pada tanggal 17-18 November 2018 di Kuningan City Mall, Jakarta. Disampaikan oleh Ketua Panitia Excoffert 2018 Grady Geraldy, acara ini bertujuan untuk mengangkat lebih tinggi lagi filosofi dan makna yang ada di balik setiap cangkir kopi kepada para penikmat kopi.

“Kami ingin memperkenalkan lebih dalam lagi sebenarnya kopi itu tuh bukan hanya menyeduh, bukan sekadar hanya meminum, habis itu setelahnya sudah selesai. Tapi, dengan ini, kita tau filosofi kopi tuh seperti apa,” terang Grady Geraldy ketika ditemui di tengah berlangsungnya acara.

Dengan mengangkat tema besar ‘Explore Till the Aftertaste’, Grady Geraldy dan rekan panitianya mengajak para penikmat kopi di Indonesia untuk bisa benar-benar menikmati kopi yang diminum hingga tetes terakhir, baik dari segi rasa, aroma, dan penampilan.

Menghadirkan 29 tenant, para pengunjung yang hadir bisa dengan leluasa merasakan berbagai jenis kopi dari macam-macam coffee shop yang memiliki kekhasannya masing-masing. Di pameran kopi ini, pengunjung tidak hanya akan bertemu dengan varian-varian kopi yang memang sudah lazim ditemui, seperti espresso, latte, dan cappuccino. Varian kopi yang bisa dikatakan ‘unik’ pun bisa dijumpai, seperti kopi durian milik tenant Khen Zoe. Selain itu, dijual juga biji kopi dan bubuk kopi untuk pengunjung yang ingin langsung menyeduh sendiri di rumah.

Pengunjung dapat lebih mengenal ragam kopi yang dijajakan tenant Excoffert 2018, di Kuningan City Mall, Jakarta, Sabtu (17/11). Foto: Kompas Corner / Julando Omar

Selain minuman kopi, Excoffert 2018 turut mengajak tenant yang menjual peralatan yang dibutuhkan untuk mengolah kopi, seperti coffee grinder, serta perabotan untuk konsumsi kopi. Dengan begitu, para konsumen rumahan tetap bisa menikmati kopi dengan nikmat selayaknya membeli di coffee shop, atau juga untuk mereka yang ingin merintis bisnis kopi.

Perkembangan bisnis kopi di Indonesia tidak luput dari fokus segenap panitia. Excoffert 2018 menyoroti bagaimana mengalirnya arus bisnis kopi di Indonesia dari hulu (produsen) sampai ke hilir (konsumen), hingga bisa membawa pertumbuhan kopi Indonesia ke titik yang memuaskan. Untuk itu, Excoffert 2018 juga menggagas tema ‘From Beans to Glory’, yang mana adalah bentuk perayaan atas kesuksesan yang telah dicapai dunia kopi Indonesia sampai saat ini.

Ajakan mengenal lebih jauh perjalanan kopi di Indonesia direalisasikan dalam bentuk talk show yang diadakan di kedua hari selama berjalannya acara. Mulai dari membicarakan masa depan industri kopi di Indonesia dan branding, merintis karir di dunia kopi Indonesia, hingga mengekspresikan seni melalui latte art. Melalui talk show ini, yang belajar tidak hanya pengunjung saja, namun juga para tenant yang ikut berpartisipasi meramaikan Excoffert 2018.

Tidak berhenti di situ, Excoffert 2018 memberikan ruang bagi mereka yang suka berkompetisi ataupun ingin langsung mencoba proses pengolahan kopi dengan bimbingan ahli-ahli kopi di Indonesia. Untuk perlombaan, setiap orangnya mengadu kemampuan dalam penyeduhan kopi secara manual tanpa bantuan mesin espresso, dan menciptakan desain dengan susu panas di atas latte, atau yang biasa disebut dengan manual brew dan latte art.

Peserta Manual Brew Competition menyeduh kopi tanpa bantuan mesin espresso di acara Excoffert 2018 yang berlokasi di Kuningan City Mall. Jakarta, Sabtu (17/11). Foto: Kompas Corner / Julando Omar

Pengunjung yang mengikuti loka karya, bisa belajar dan praktek secara langsung tentang manual brew dan coffee roasting atau penyangraian kopi.

Sebagai acara yang awalnya dibuat untuk menyelesaikan tugas salah satu mata kuliah di Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Excoffert 2018 berhasil dilaksanakan dengan baik. Hal ini ditunjukkan dari respon salah satu tenant, Asam & Pahit Coffee Supply & Roastery Firman.

“ Acara ini seru sih ya, bagus, dan yang bikin EO (event organizer)nya anak muda. Bagus sih, keren, kreatif. Bintang tamunya juga keren-keren,” jawabnya ketika ditanya mengenai Excoffert 2018.

Tidak hanya menguntungkan bagi pengunjung, namun juga tenant yang ikut meramaikan coffee exhibition ini. Selain dapat bertemu dan berbagi pengalaman dengan sesama pelaku kopi, tenant juga bisa mempromosikan produk yang ditawarkan.

 

PENULIS: KOMPAS CORNER / MEISKA IRENA PRAMUDHITA

DOKUMENTASI: KOMPAS CORNER / JULANDO OMAR

EDITOR: KOMPAS CORNER / AGUNG DESTIAN PUTRA