Manghalau “Bad Mood” ala HIVI!

0
81
Grup musik pop HIVI! saat ditemui di Launching Joyday Ice Cream pada Selasa (23/10/2018). Foto: Debora Mulya

Masa remaja merupakan fase yang pasti dialami setiap orang dari rentan usia 12-18 tahun. Masa ini merupakan masa yang penuh warna dan eksplorasi dalam rangka pencarian jati diri. Di sisi lain, kehidupan remaja yang nano-nano ini menghantarkan masalah yang kerap kali dihadapi di masa remaja yakni perubahan mood atau lebih dikenal dengan mood swings saat terjadi perubahan mood secara tiba-tiba dari positif menjadi negatif maupun sebaliknya.

Menyikapi masalah ini, psikolog Ayoe Sutomo yang ditemui di peluncuran Joyday Ice Cream pada Rabu (23/10/2018) di Jakarta mengungkapkan, es krim terbukti secara ilmiah dapat membuat seseorang merasa senang. Es krim bisa mengubah mood yang negatif menjadi positif, serta membuat mood yang sudah positif menjadi lebih senang dan bahagia.

Sensasi es krim yang dingin dan menyegarkan, rasa yang lezat dan tampilan yang berwarna,  semua hal itu bisa membuat orang merasa senang dan bahkan menjadi lebih senang saat suasana hati sudah baik.

“Indra pengecap kita sensitif terhadap rasa manis. Ketika lidah mengecap rasa manis, tubuh melepaskan stres dan menciptakan rasa senang. Itulah sebabnya ketika makan es krim, anak-anak selalu melakukannya dengan senyum yang merekah di wajah mereka,” ujar Ayoe.

Masa-masa remaja yang merupakan masa eksplorasi di respon unik oleh pelantun lagu remaja yakni grup musik HIVI!. Neida Aledia sebagai satu-satunya personil wanita di grup musik ini menyampaikan, masa remaja merupakan masa mencoba sesuatu yang baru. Menempuh masa remajanya di Inggris tanpa keluarga dan teman membuat banyak perasaan yang bubbling up.

“Aku ingat waktu masih remaja hal-hal kecil bisa membuat aku sedih atau pun kepikiran. Kalau lagi bad mood seperti itu, biasanya aku telepon teman, pergi ke tempat favorit untuk menenangkan diri, mendengarkan lagu favorit atau makan sesuatu yang manis seperti cokelat atau es krim,” ujarnya.

Berbeda dengan Ilham Aditama dan Febrian Nindyo dan Ezra Mandira yang sama-sama menghadapi perjuangan saat memulai HIVI! di masa remaja. “Saat remaja pas mau tampil tapi lagi galau, mood naik turun, kami harus cari sesuatu yang bikin mood cepat balik, yaitu dengan makan yang manis-manis,” kata mereka bersahut-sahutan.

Ezra Mandira sebagai vokalis merangkap gitaris HIVI! juga menceritakan betapa mudahnya terjadi mood swings saat remaja. “Pas lagi bosen belajar, moodnya naik turun tapi pas istirahat moodnya balik lagi,” imbuhnya.

Dalam menangani perasaan bad mood yang mungkin saja muncul saat berkumpul nge-band, makan bersama merupakan solusi yang dilakukan grup musik HIVI!. “Bahagia itu sederhana sesederhana makan es krim ” kata Febri.