Malas Jalan Kaki, Indonesia Harus Puas Berada di Posisi Buncit

0
186
Ilustrasi pejalan kaki sedang menyebrang jalan.

KOMPAS CORNER, TANGERANG – Perkembangan zaman yang semakin dinamis mulai dari pekerjaan, pendidikan hingga lainnya memaksa kita manusia zaman now harus dapat mengikuti ritme kehidupan yang sangat cepat dan dinamis.

Dengan adanya teknologi ojek online yang notabene memiliki harga cukup terjangkau, orang-orang praktis akan memilih menggunakan layanan mereka alih-alih berjalan kaki walau hanya untuk jarak yang menengah. Ada pula berbagai diskon yang ditawarkan para perusahaan ojek online setiap harinya membuat kita semakin malas untuk berjalan kaki.

Data persebaran tingkat keaktifan pejalan kaki dunia.

Sebuah data dari Universitas Stanford membuktikan bahwa Hong Kong menjadi negara yang masyarakatnya paling rajin berjalan kaki dengan total langkah per hari sebanyak 6.880 langkah. Sementara itu, Indonesia hanya berada pada 3.513 per hari dan menempatkannya pada urutan paling buncit.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan masyarakat Indonesia malas berjalan kaki, salah satu contohnya adalah minimnya fasilitas yang ramah untuk pejalan kaki sekalipun ada fasilitas trotoar yang disediakan pemerintah, tetapi para pejalan kaki harus menghadapi pengendara motor nakal yang nekat merampas hak pejalan kaki di trotoar.

Penulis: Agung Destian Putra/ Kompas Corner

Editor: Verren Christy/ Kompas Corner

Ilustrator: Vanessa Gho/ Kompas Corner

Sumber data: https://internasional.kompas.com/read/2017/07/12/12200851/survei.di.seluruh.dunia.orang.indonesia.paling.malas.berjalan.kaki

 Sumber foto: http://metro.co.uk/2017/07/13/worlds-laziest-country-revealed-and-the-uk-is-looking-pretty-active-6775553/