Terbius Daniel Caesar

0
88
Daniel Caesar saat tampil di Java Jazz Festival 2018, Sabtu (3/3) malam. Foto: Riyan Nurrahman.

Hari ke-2 acara Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2018 menghadirkan penampilan istimewa dari Ashton Simmonds atau yang biasa disebut Daniel Caesar. Aula D2 Jiexpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, menjadi saksi bisu kemeriahan penampilan istimewa Daniel Caesar di Java Jazz Festival 2018, Sabtu, (3/3/2018) malam.

Salah satu Festival Jazz terbesar di dunia yang sudah dimulai sejak tahun 2005 ini, memang piawai dalam memboyong penyanyi–penyanyi hotlist dunia. Mulai dari penampilan John Legend tahun 2010, Omar Hakim tahun  2011, Stevie Wonder tahun 2012, Craige David 2013, Jamie Cullum 2014,  Christina Perri tahun 2015, David Foster tahun 2016, dan Ne-Yo tahun 2017, hingga akhirnya Daniel Caesar tahun 2018.

Daniel Caesar saat tampil di Java Jazz Festival 2018, Sabtu (3/3) malam. Foto: Riyan Nurrahman.

Penyanyi muda berusia 22 tahun asal kanada ini, dijadwalkan tampil pada pukul 20.45 WIB, namun antusiasme penonton tidak dapat disembunyikan. Antrean panjang penonton sudah terjadi sejak pukul 20.00 WIB. Sesaat setelah masuk kedalam Aula D2 Jiexpo, para penonton langsung berlarian, berusaha mendapatkan tempat terbaik untuk menikmati alunan musik Soul-R&B yang akan dibawaka. Baru kemudian pada pukul 21.15 acara pertunjukan dimulai.

Perlakuan yang cukup istimewa ternyata benar–benar diberlakukan untuk menjamu kehadiran penyanyi yang dipilih oleh Apple Music menjadi ‘September’s Up Next Artist’ ini. Bukan hanya penonton, media yang meliput pun harus mematuhi aturan dari tim penyelenggara Java Jazz.

Pertunjukan dimulai dengan penampilan pembuka dari penyanyi dan penulis lagu, Yura Yunita. Ia memimpin penonton untuk menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”. Setelah itu Daniel Caesar menarik hati penonton dengan berkata, “Aku cinta kamu,”  yang dibalas dengan teriakan dan histeris penonton.

Sebelum memulai membuat hati penonton tenggelam dalam alunan musik, Daniel Caesar membakar sage di atas panggung. Kemungkinan hal ini dilakukan dalam upaya membersihkan panggung dari energi negatif. Penonton yang melihatnya, tetap histeris dan semangat memanggil-manggil nama Daniel.

Setelah itu,  Daniel membawakan lagu pertama di atas panggung yang berjudul “Japaness Denim”, dengan pengaturan lampu remang-remang, menambah nuansa soul kehadapan para penonton, sehingga disambut dengan tepuk tangan dan teriakan yang meriah.

Tampil dengan menggunakan pakaian hangat berwarna abu-abu, beserta celana jogger berwarna senada, dan sepatu sneakers berwarna putih, ia duduk di depan panggung seraya memainkan gitar, memulai salah satu tembang teranyarnya “Best Part”. Belum sempat bersua, hanya dengan satu petikan gitar, seisi aula bernyanyi mendahului sang penyanyi, “You dont know babe, when you hold me, and kiss me slowly It’s the sweetest thing.” Daniel tersenyum gembira melihat sambutan hangat penonton.

 

Penulis dan fotografer:

Riyan Nurrahman

Mahasiswa Hubungan Internasional

Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto

(Saat ini sedang magang di Kompas Muda Harian Kompas)