Liberaven : Malam untuk Dikenang

0
54
Band Moluska yang menghibur penonton. Foto : Benediktus Tandya Pinasthika

Tidak seperti sekolah-sekolah pada umumnya yang mengadakan kegiatan perlombaan dan pentas seni di semester ganjil tahun 2017, SMA Kolese Kanisius berani mengambil risiko untuk membuat perhelatan besar di tahun 2018 yang sibuk dengan berbagai ujian. Kerja keras akhirnya pun membuahkan hasil di mana kegiatan ini mampu menarik perhatian 113 sekolah yang ikut serta untuk memeriahkan Canisius College CUP 2018 (CC CUP 2018). Apalagi acara penutupannya, Liberaven, yang mengundang artis ternama seperti band Moluska, Endah N Rhesa, NTRL, dan Kunto Aji.

CC CUP 2018 adalah ajang perlombaan olahraga dua tahunan berselingan dengan kegiatan seni CASANOVA yang diadakan oleh SMA Kolese Kanisius Jakarta. CC CUP 2018 berhasil mengundang sebanyak 113 sekolah se-Jabodetabek.  Hebatnya, kegiatan ini dirancang oleh Pengurus OSIS yang bekerja sama dengan siswa sendiri dalam gabungan kepanitiaan yang mengurus dari hal sponsorship, media, kontrak kerja dengan wasit, mempromosikan kegiatan, hingga melakukan technical meeting pada 20 Januari 2018 sendiri. Walaupun dikerjakan oleh siswa yang masih anak-anak namun mereka dapat menyusun kegiatan ini dengan apik dan membuat banyak sekolah terpesona oleh berlangsungnya acara ini.

 

Pembukaan CC CUP 2018 oleh suporter Kanisius. Foto : Dokumentasi CC CUP 2018

Pekan olahraga tersebut berlangsung sejak 27 Januari-3 Februari 2018 dengan mempertandingkan 16 cabang dari Sepak Bola (Putra), Futsal (Putri), Bola Basket (Putra), Bola Voli (Putra dan Putri), Bulu Tangkis (Putra dan Putri), Tenis Meja (Putra), Modern Dance (Putri), Fotografi, Pencak Silat (Putra), Tae Kwon Do (Putra), Baris-berbaris (PASKIBRA), Short Movie, Panjat Tebing (Putra dan Putri), Billiard, Catur, hingga Band. Pendaftarannya sendiri sudah dilakukan semenjak 20 November 2017 hingga 17 Januari 2018 via daring dan pendaftaran luring dilakukan pada 8-9 Januari 2018.

CC CUP 2018 mengangkat tema Sequor Ergo Sum yang merupakan bahasa Latin dan berarti “Saya berjuang, maka saya ada.” Tema ini cukup menarik karena terinspirasi dari filsuf Perancis yaitu Descartes yang mengungkapkan Cogito Ergo Sum yaitu “Aku berpikir, maka aku ada.” Tema ini diterjemahkan menjadi beberapa media promosi CC CUP 2018 itu sendiri seperti lewat official them song berjudul I Strive, Therefore I Live yang bisa diputar lewat aplikasi pemutar musik Spotify dan aplikasi karya Canisius App Developing Team yang dapat diunduh di Google Play Store. Hal ini dilakukan untuk menarik minat dari sekolah-sekolah lain agar menyemarakan pertandingan olahraga ini.

Hadiahnya pun tidak tanggung-tanggung, untuk perlombaan per regu hadiah juara pertama sebesar dua juta rupiah dan untuk perlombaan per orangan hadiah juara pertama sebesar lima ratus ribu rupiah. Hadiah ini menjadi menarik karena CC CUP tidak memungut biaya pendaftaran sama sekali sehingga menarik banyak minat peserta yang hadir.

Selain itu, sebagai sebuah acara yang besar, CC CUP 2018 juga berdonasi kepada Realino Foundation dengan representasi satu orang yang hadir mengunjungi CC CUP maka SMA Kolese Kanisius akan menyumbang uang sebesar dua ribu rupiah. Hingga hari keenam, dana yang sudah terkumpul adalah Rp. 13.788.000,00 dengan total pengunjung 6894.

Closing Meriah

Endah N Rhesa tampak menyanyikan lagu. Foto : Benediktus Tandya Pinasthika

Acara Liberaven dimulai pada pukul 15.00 dengan penampilan band Beruang Jingga asal SMA Kanisius sendiri. Kemudian dilanjutkan dengan pengumuman para pemenang perlombaan CC CUP 2018 dan penampilan band asal Tangerang. Suasana menjadi lebih ramai ketika Endah N Rhesa menyanyikan lagu-lagunya. Terlihat penonton dari berbagai sekolah menikmati alunan gitar yang dipetik oleh Endah dan Rhesa. Tampak pula penonton menyanyikan lagu When You Love Someone sambil mengikuti arahan Endah.

Semakin malam acara, semakin seru penampilnya seperti NTRL yang khas dengan genre musik cadasnya. NTRL menutup perjumpaan dengan lagu Garuda di Dadaku dan banyak penonton yang melakukan moshing dan headbanging. Liberaven pun berakhir dengan penampilan akhir penyanyi kawakan Kunto Aji yang berhasil menarik hati penonton. Lagu Terlalu Lama Sendiri diikuti oleh penonton dengan menggebu-gebu bak paduan suara di tengah malam Jakarta bersama lampu sorot yang warna-warni. Seperti lagu Endah N Rhesa, memang Liberaven layak untuk dikenang. Sampai jumpa di CC CUP 2020!

NTRL di Liberaven.

Reporter dan Fotografer : Benediktus Tandya Pinasthika (SMA Kolese Kanisius) dan panitia dokumentasi CC CUP 2018