Instagrammers Tidak Sembarang “Edit” Foto

0
16

Instagram adalah salah satu media sosial yang sudah naik daun sejak tahun 2012 dan masih terus bertahan sampai sekarang. Para pengguna aktif Instagram berlomba-lomba untuk menjadikan laman mereka semenarik mungkin agar banyak orang dapat ikut menikmati karya mereka.

Mengunggah foto ke Instagram sudah menjadi keseharian bagi hampir seluruh pengguna smartphone di dunia. Kontennya beragam, bisa makanan, tempat wisata, pemandangan, hobi atau gaya hidup, selfie, dan banyak lagi.

Tiap-tiap pengguna memiliki ciri khas masing-masing. Ada yang praktis berpikir bahwa Instagram hanyalah media sosial biasa yang memberikan fitur dimana orang bisa mengunggah foto untuk dipamerkan kepada orang lain. Namun di sisi lain ada juga yang menyebut dirinya sebagai ”Instagrammers”.

Instagrammers adalah sebutan untuk para pengguna Instagram yang bisa terbilang sangat aktif dan sangat memperhatikan konten foto yang akan mereka unggah ke dalam laman profil mereka. Instagrammers mengaku bahwa tiap-tiap pengguna Instagram memiliki gayanya masing-masing yang bisa dilihat dari laman mereka secara langsung. Gaya tersebut sangatlah beragam, beberapa di antaranya adalah Folks, Street, Urban, Minimalist, Flatlay, Foodie, Artsy, Models, dan segudang julukan lainnya.

Karena begitu banyaknya Instagrammers yang sudah menjadi pionir pertama atas gaya-gaya tersebut sejak dulu, kebanyakan Instagrammers sekarang sulit untuk menentukan gaya apa yang harus mereka anut. 8 dari 10 pengguna Instagram baru yang diwawancara Kompas Corner tidak mau dibilang ”basi” atau ”menjiplak”. Hal ini membuat banyak dari mereka seringkali kebingungan. Ditambah lagi mereka juga merasa tidak pandai dalam mengedit foto. Namun jangan khawatir, berikut tips-tips yang akan Kompas Corner ulas tentang bagaimana cara mengedit foto supaya terlihat lebih menarik dan orisinil di Instagram. Yuk, kita simak!

  • Tentukan gaya foto seperti apa yang menjadi favoritmu

Sebelum masuk ke dunia ”edit”, kamu harus menentukan style mana yang akan kamu jadikan acuan. Hal ini sangat menolong dalam proses pencarian foto. Kenapa? Karena dengan memilih gaya foto, pemikiran akan lebih terstimulasi supaya dapat berpikir lebih kreatif dalam mencari ide seputar gaya foto yang telah kamu pilih.

  • Temukan kreatifitas dan ciri khasmu sendiri

Beberapa orang memang sudah diberikan bakat atau sense yang bisa dengan mudah berpikir kreatif, tapi bagi kamu yang merasa kurang kreatif, jangan khawatir! Karena kita mengadaptasi dari gaya pengeditan dari orang-orang yang lebih ahli. Jadi banyak-banyaklah mencari referensi! Bukan copy-cat, mencari referensi adalah bagaimana kita melihat, mengadaptasikan ide tersebut, dan menuangkannya dengan ciri khas kita sendiri.

  • Download sebanyak-banyaknya aplikasi Photo Editor

Sebenarnya Instagram sudah memberikan fasilitas di mana semua pengguna tanpa terkecuali dapat mengedit foto. Instagram juga terus bersaing dan mengembangkan fasilitas ini sehingga pengguna Instagram dapat mengedit dengan nyaman. Tapi, apa salahnya dengan mengunggah aplikasi photo editor lain? Bahkan 5 dari 10 orang yang telah diwawancarai menyatakan bahwa VSCO adalah aplikasi photo editor yang lengkap dan memiliki filter yang beragam, 3 orang lainya memilih Adobe LightRoom karena lebih menyukai filter yang lebih fleksibel dan dapat disesuaikan dengan keinginan masing-masing. Sedangkan 2 orang yang tersisa menyebutkan Afterlight, Snapseed, dan PicsArt.

  • Perkuat suasananya, bukan komponennya

Masih banyak pengguna Instagram yang kurang berhati-hati dalam mengedit foto mereka sendiri. Cara mengedit foto yang paling baik adalah dengan hanya memperkuat suasana di dalam foto. Hal ini dilakukan supaya tiap orang yang melihat foto tersebut dapat ikut merasakan apa yang terjadi di dalam foto. Disarankan hanya dengan mengedit filter, exposure, shadows, dan unsur-unsur ringan lainnya; bukan mengedit keseluruhan gambar, seperti mengubah bentuk tubuh, menambahkan objek-objek lain yang tidak nyata, mengubah warna secara menyeluruh. Mata tidak dapat ditipu, orang-orang juga akan memandang sebelah mata jika foto terlihat tidak nyata. Hal lain yang boleh dilakukan adalah dengan melakukan cropping pada fotomu; hal ini dilakukan supaya bagian penting dapat kamu tonjolkan. Di bawah ini terdapat contoh dari hasil sebelum dan sesudah edit.

Perhatikan hal-hal yang boleh dilakukan dan juga yang tabu dalam mengedit sebuah foto.
  • Teruslah berlatih

Tidak ada salahnya mengulang proses di atas dan tidak ada yang aneh dengan berubahnya style yang kita anut. Kita bebas untuk mengembangkan minat kita dalam fotografi. Tiap style mewakili mood manusia, dan mood bersifat dinamis. Teruslah mencoba dan berlatih untuk menjadi yang lebih baik lagi, mungkin terdengar cukup berlebihan untuk hal sepele seperti Instagram, namun tidak untuk Instagrammers. Jadi, Instagrammers, jangan takut untuk memulai kreatifitas yang baru!

Penulis dan Fotografer: Edwin

Editor: Patricia Felita