Persiapan dan Latihan, Kunci Sukses Public Speaking

0
132
Cindy Sistyarani membuka Seminar Creative Millenial Journalism (⅖) dengan penjelasan seputar public speaking.

Di era modern ini, semua profesi menuntut para pekerjanya untuk memiliki keterampilan berbicara di depan umum.  HUT ke-4  Kompas Corner  dibuka dengan seminar “Brand Yourself with Public Speaking,” yang berlangsung di Function Hall Universitas Multimedia Nusantara (UMN) pada hari Selasa (02/05).

Seminar ini turut menghadirkan Cindy Sistyarani dan Riko Anggara, selaku News Anchor Kompas TV. Kedua narasumber membagikan pengalaman mereka,  selama mendalami teknik berbicara di depan umum.

Public speaking merupakan sebuah seni berbicara, di mana pesan yang disampaikan oleh pembicara, baik verbal maupun non-verbal harus dipahami oleh para pendengarnya. Berbicara di depan umum juga merupakan salah satu cara untuk meningkatkan self branding seseorang.

“Untuk menguasai public speaking, butuh persiapan dan latihan yang cukup banyak. Semakin dilatih, maka kita akan semakin ahli dan menyukai hal tersebut,” ujar Cindy dalam seminar yang dibawakannya.

Persiapan mental dan materi merupakan hal yang penting, apabila kita ingin memiliki keterampilan public speaking yang baik. Melakukan banyak riset dan memahami topik yang ingin dibawakan dengan menggunakan sudut pandang sendiri, akan lebih memudahkan seseorang untuk berbicara.

Public speaking memang bukan hal yang mudah. Rasa gugup sering kali menggagalkan seseorang yang ingin berbicara di depan umum. Cindy membagikan beberapa tips untuk mengatasi rasa gugup. Pertama, cobalah untuk relaks dan tarik napas selama tiga kali. Kedua, kenali audiens agar tercipta kedekatan. Dengan mengenali audiens, seseorang dapat menentukan materi dan gaya penyampaian yang cocok untuk digunakan saat berbicara di depan umum. Ketiga, cobalah untuk jujur dan berbicara dari hati.

Dalam public speaking, suara juga memiliki peranan yang penting. Saat berbicara, cobalah untuk bernapas dengan perut, karena suara yang berasal dari diafragma akan lebih menenangkan dan membuat kita tidak cepat lelah.

Selain itu, seseorang harus berani untuk tampil beda sesuai dengan kelebihan dirinya masing-masing. Dengan berani tampil beda, self branding akan semakin meningkat, karena para penonton akan memberi perhatian lebih kepada pembicara.

 

Riko Anggara (kanan) mengajak peserta (kiri) seminar untuk berlatih berbicara di depan umum.

 

You have to be different and bold as well. Berkacalah dan lihat kekurangan diri, perbanyak baca, kuasai konten yang akan disampaikan, latih vokal dan terapkanlah dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Riko.

Riko menambahkan bahwa melatih senyum dan eye contact saat berbicara di depan umum, juga dapat menambahkan kepercayaan diri seseorang. Fokus kepada satu pasang mata terlebih dahulu sampai orang tersebut memberi respon dengan anggukan, baru berpindah kepada orang yang lainnya.

Hal yang terpenting adalah persiapkan segalanya dengan matang dan perbanyak berlatih, agar kita semakin enjoy untuk berbicara di depan umum.

 

Reporter: Laura Felicia

Editor: Herlina Anace Yawang

Fotografer: Dokumentasi Kompas Corner